Virus Corona Menyerang Kompetisi, Gelandang Persib Memilih Pasrah

Kompas.com - 04/04/2020, 15:40 WIB
Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar saat menjalani sesi latihan pagi di Lapangan Sport Arcamanik Jabar, Jumat (1/2/2019). Persib.co.idGelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar saat menjalani sesi latihan pagi di Lapangan Sport Arcamanik Jabar, Jumat (1/2/2019).

KOMPAS.com - Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar, memilih pasrah ketika kompetisi Shopee Liga 1 2020 harus ditangguhkan akibat penyebaran virus corona di Indonesia.

Pria yang akrab disapa Dado itu sempat kecewa setelah PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru ( LIB) mengambil langkah tersebut.

Namun, dia juga sadar bahwa keselamatan merupakan hal terpenting saat ini.

"Keselamatan lebih utama. Kalau kecewa pasti, tetapi ini untuk kebaikan bersama," ucap Dado, dikutip dari laman Persib Bandung.

Baca juga: Latihan Online Persib Bandung U16 Terinspirasi dari Tottenham Hotspur

Menurut Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas Johns Hopkins, per Sabtu (4/4/2020) pagi WIB, jumlah kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 1.986 orang.

Menyaksikan angka penularan yang semakin meningkat, Dado berharap agar wabah virus corona bisa segera berakhir.

"Semoga wabah virus ini segera berakhir. Berdoa semoga berakhir virus ini," ujarnya.

Terkait kelanjutan kompetisi, Dado mengaku hanya bisa pasrah dan berharap agar semua aspek kehidupan kembali berjalan normal.

Penangguhan ini merupakan pengalaman yang kedua bagi Dado. Pemain bernomor punggung 11 itu juga sempat mengalami situasi serupa pada tahun 2015.

Tepatnya, ketika kompetisi sepak bola Tanah Air harus ditangguhkan akibat sanksi FIFA.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X