Kegiatan Amal Liverpool di Tengah Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 30/03/2020, 04:34 WIB
Para pemain Liverpool mengheningkan cipta untuk mengenang pemain sepak bola Spanyol, Jose Antonio Reyes, yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas, sebelum pertandingan sepak bola final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019. AFP/GABRIEL BOUYSPara pemain Liverpool mengheningkan cipta untuk mengenang pemain sepak bola Spanyol, Jose Antonio Reyes, yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas, sebelum pertandingan sepak bola final Liga Champions antara Liverpool vs Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano di Madrid pada 1 Juni 2019.

KOMPAS.com - Liverpool telah terlibat dalam sejumlah kegiatan amal untuk mendukung mereka yang membutuhkan, termasuk saat masa krisis karena pandemi virus corona

Melansir Sky Sports, dua pekan lalu setelah kompetisi sepak bola di Inggris resmi ditangguhkan akibat virus corona, Liverpool juga telah mengulurkan bantuannya kepada komunitas lokal.

Sebesar 25 persen dari sumbangan ke bank makanan Liverpool Utara berasal dari pertandingan kandang Liverpool.

Dengan ditundanya semua kompetisi sepak bola di Inggris, maka ada kekosongan dalam kegiatan amal serupa.

Baca juga: Liverpool Sampaikan Terima Kasih untuk Petugas Medis yang Tangani Virus Corona

Melihat hal tersebut, kapten Liverpool, Jordan Henderson, telah melakukan kampanye penggalangan dana kepada penggemar untuk mendonasikan makanan yang nantinya akan diberikan bagi mereka yang paling membutuhkan.

"Jordan Henderson memulai kampanye penggalangan dana kepada para penggemar untuk mendukung bank makanan," kata Direktur Yayasan LFC Foundation, Matt Parish.

"Para pemain memberikan sumbangan sebesar 20.000 poundsterling (sekitar Rp 402 juta) lewat LFC Foundation untuk membantu menyediakan bank makanan," ujar dia melanjutkan.

Matt Parish menilai semua pemain memiliki kesadaran bahwa mereka harus terlibat dalam upaya mengatasi pandemi global ini.

"Ada perasaan bahwa kami semua terlibat untuk membantu mengatasi ini semua," kata Parish.

"Alisson Bekcer misalnya, dia telah terlibat dalam pesan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) tentang cara mencuci tangan dan menjaga kebersihan."

"Para pemain ada di balik semua yang mereka lakukan untuk menolong sesama dalam situasi ini, mereka semua terlibat," kata Matt Parish.

Sementara itu, pertandingan amal antara legenda Liverpool dan Barcelona telah ditunda sampai waktu yang belum ditentukan akibat pandemi virus corona.

Sejatinya, pertandingan amal tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Anfield, Sabtu (28/3/2020) kemarin.

Semua hasil yang diperoleh dari penjualan tiket tersebut akan diberikan kepada LFC Foundation untuk membantu anak-anak dan remaja yang membutuhkan.

Baca juga: Berkaca dari Liverpool, Belajar Sabar Lawan Virus Corona

Adapun LFC Foundation menegaskan tiket dan semua yang telah dipesan oleh penggemar bisa digunakan pada tanggal yang sudah ditentukan nantinya.

"Melalui dana komunitas kami, 100.000 pound sterling (sekitar Rp 2 miliar) akan kami gunakan untuk membantu anak-anak yang rentan di Liverpool maupun seluruh dunia," kata Matt Parish.

"Selain itu, hal ini memungkinkan kami untuk memberikan suport secara langsung kepada anak-anak dan remaja di kota Liverpool melalui tangan kami sendiri."



Sumber Sky Sports
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X