Kompas.com - 29/03/2020, 19:00 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat memberi arahan di rapat luar biasa yang dihadiri pengurus PT LIB serta manajer tim Liga 1 dan Liga 2 di Hotel Fairmount, Senin 16 Maret 2020. DOK. PSSIKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat memberi arahan di rapat luar biasa yang dihadiri pengurus PT LIB serta manajer tim Liga 1 dan Liga 2 di Hotel Fairmount, Senin 16 Maret 2020.

KOMPAS.comPSSI kembali ditentang soal pemotongan gaji pemain Liga 1 2020 selama masa force majuere.

Mereka baru-baru ini telah mengeluarkan keputusan terkait nasib kompetisi sepak bola nasional.

Melalui Surat Keputusan SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020, induk organisasi tertinggi yang menaungi sepak bola Indonesia tersebut memperpanjang masa penundaan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Sebelumnya, Liga 1 dan Liga 2 musim ini direncanakan bergulir kembali pada awal April 2020.

“Saya memutuskan menunda Liga 1 dan Liga 2 sampai 29 Mei 2020. Apabila status keadaan tertentu darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT LIB untuk melanjutkan kompetisi terhitung mulai 1 Juli 2020,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Baca juga: Liga 1 dan Liga 2 Ditunda Sampai Juni, Ketum PSSI Minta Semua Legawa

Bersamaan dengan itu, PSSI juga mengeluarkan beberapa poin, di antaranya adalah penetapan besaran gaji pemain selama jeda kompetisi.

Dalam poin tersebut disebutkan bahwa pihak klub hanya berkewajiban membayar gaji para pemain Liga 1 dan Liga 2 sebesar 25 persen selama masa force majuere.

Namun, keputusan ini kemudian mendapat tentangan dari Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI).

Melalui kuasa hukum mereka, Riza Hufaida, APPI menilai PSSI tidak melibatkan para klub atau pemain saat mengambil keputusan.

APPI menyebut, keputusan pemotongan gaji seharusnya disepakati oleh kedua belah pihak karena perubahan kontrak kerja wajib dilakukan dengan kesepakatan antara klub dan pemain, tidak bisa dilakukan sepihak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Liga Italia
Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

BrandzView
Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Liga Spanyol
Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Liga Italia
Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Liga Indonesia
Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Liga Spanyol
Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Liga Italia
Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Liga Indonesia
Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Sports
Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga Indonesia
Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya 'Feeling' Bagus soal Dimas Ekky

Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya "Feeling" Bagus soal Dimas Ekky

Motogp
Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Liga Spanyol
Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X