Kompas.com - 29/03/2020, 15:00 WIB
Pelatih kepala Arema FC, Mario Gomez dan asistennya Charis Yulianto. KOMPAS.com/Suci RahayuPelatih kepala Arema FC, Mario Gomez dan asistennya Charis Yulianto.


MALANG, KOMPAS.com - Enam hari sejak digulirkan, latihan online Arema FC menunjukkan hasil yang positif.

Pemain dan pelatih sudah mulai beradaptasi dengan metode latihan anyar tersebut sehingga program latihan pun bisa diterapkan tetap sasaran.

"Alhamdulillah latihan selama enam hari berjalan lancar dan sesuai dengan program yang kami buat," kata asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto.

Latihan online Arema FC terbagi menjadi dua katagori. Yang pertama latihan secara mandiri, kedua, latihan dengan pengawasan pelatih via video call grup.

Pada latihan mandiri, pemain akan diberikan program latihan yang wajib dilaksanakan pemain dalam satu sesi tanpa pengawasan pelatih.

Baca juga: Shopee Liga 1 Ditunda Sampai Juni, Arema FC Langsung Gerak Cepat

 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemain wajib merekam semua kegiatan latihan yang nantinya disetorkan kepada tim pelatih.

Metode yang kedua latihan secara grup menggunakan aplikasi Google Duo. Pada metode ini, pemain dan tim pelatih akan dimasukkan di sebuah grup kemudian akan melakukan video call grup secara bersama-sama.

Metode ini memungkinkan pemain dan pelatih akan saling berinteraksi selama sesi latihan sehingga tidak ubahnya seperti latihan biasa di lapangan, tetapi hanya terpisah jarak.

“Kami selang-seling sehari report video, sehari online group. Latihan diliburkan hari Minggu," tutur Charis Yulianto.

Dia mengungkapkan, tidak ada target yang di pasang tim pelatih kepada pemain. Namun, program latihan diberikan untuk menjaga kondisi anak asuhnya agar tetap baik.

Baca juga: Arema FC Susun Kebijakan Baru Sesuai dengan Surat Keputusan PSSI

Dengan demikian, ketika kompetisi Liga 1 2020 mulai bergulir kembali Hendro Siswanto dan kawan-kawan tidak mulai kembali dari awal.

"Tidak ada yang dievaluasi, cuma berlatih dan menjaga kebugaran tubuh saja. Yang pasti hanya menjaga semangat mereka saja saat ada wabah seperti ini," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X