Madura United Sebut Keputusan PSSI Tidak Perlu Diperdebatkan

Kompas.com - 28/03/2020, 10:20 WIB
Kebiasaan Madura United sebelum dan sesudah bertanding berkumpul di tengah lapangan. KOMPAS.com/Suci RahayuKebiasaan Madura United sebelum dan sesudah bertanding berkumpul di tengah lapangan.


PAMEKASAN, KOMPAS.com - PSSI akhirnya memutuskan untuk memperpanjang masa libur kompetisi Shopee Liga 1 2020 hingga akhir Mei 2020. 

Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan-pertimbangan situasi terkini penanganan pandemi virus corona.

Awalnya PSSI memutuskan menunda kompetisi hingga 27 Maret 2020.

Baca juga: Kompetisi Ditunda, PSSI Izinkan Klub Liga 1 dan Liga 2 Potong Gaji

Namun, keputusan itu kemudian diganti oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) PSSI menjadi 29 Mei 2020.

Kompetisi rencananya akan kembali aktif pada tanggal 1 Juli, namun dengan catatan situasi sudah jauh lebih kondusif dan memungkinkan untuk menggelar kompetisi Liga 1 2020.

PSSI juga menetapkan bulan Maret, April, Mei l, dan Juni dengan status force majeure.

Selama kompetisi diberhentikan, PSSI mempersilahkan setiap klub mengambil kebijakan kontrak pemain masing-masing dengan anjuran membayarkan maksimal 25 persen dari kontrak kerja pemain selama masa libur kompetisi.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq meminta keputusan federasi tidak perlu diperdebatkan.

“Semua pihak harusnya bersama-sama memahami bahwa situasi saat ini adalah force majeure,” kata Ziaul.

Dia berharap semua pihak memiliki kesadaran dan visi yang sama untuk saling mendukung untuk melwati masa-masa kelam ini.

“Hal-hal yang menjadi kewajiban sebagaimana petikan surat dari PSSI tentunya bukanlah hal yang perlu diperdebatkan di tengah situasi saat ini,” tutur Ziaul.

Baca juga: Tugas Pemain Madura United pada Jeda Kompetisi Shopee Liga 1 2020

Ziaul Haq pun menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh keputusan dari federasi. Dia meyakini keputusan sulit ini sudah diambil dengan pertimbangan yang sangat masak.

Madura United akan ikut saran maupun kebijakan dari PT LIB tentang penundaan kompetisi Liga 1."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X