Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pandemi Virus Corona Buat Borneo FC Harus Membatalkan Laga Uji Coba

Kompas.com - 24/03/2020, 07:40 WIB
Kevin Topan Kristianto,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

Sumber Borneo FC


KOMPAS.com - Klub Liga 1 asal Samarinda, Borneo FC mengambil kebijakan setelah PSSI mengumumkan Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 diberhentikan hingga waktu yang belum ditentukan.

Pesut Etam - julukan Borneo FC - itu memutuskan untuk membatalkan laga uji coba yang sempat direncanakan.

Manajer Borneo FC, Farid Abubakar, mengungkapkan penundaan laga uji coba karena klub sudah memutuskan untuk meliburkan segala aktivitas yang berhubungan dengan tim, termasuk latihan, hingga 1 April 2020.

Selain itu, para pemain dan ofisial tim mendapat larangan untuk berpergian ke luar kota demi mencegah tertular Covid-19.

Baca juga: Borneo FC Terapkan Karantina Mandiri Para Pemainnya

"Ya, rasanya tak mungkin kami melakukan uji coba di tengah kondisi seperti ini," kata manajer Borneo FC, Farid Abubakar yang dilansir dari laman resmi Borneo FC.

"Tim yang akan kami bawa latihan bersama pun sudah meliburkan diri. Jadi, sembari melihat situasi, tim pelatih akan menjadwal ulang agenda latihan dan uji coba," ujarnya.

Borneo FC saat ini masih belum mengetahui sampai kapan Shopee Liga 1 2020 akan dihentikan semenjak PSSI mengeluarkan pengumuman penghentian kompetisi diperpanjang.

Selain itu, pihak Borneo FC juga berharap semoga situasi sulit akibat pandemi virus corona ini segera berakhir.

Sebab, di Kalimantan Timur sendiri sudah tercatat sembilan orang dinyatakan positif Covid-19 dan ratusan orang lainnya masuk dalam pemantauan.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, Ini 3 Olimpiade yang Juga Pernah Batal

"Kami sendiri belum tahu bagaimana nantinya. Sementara ini, kami terus mengikuti perkembangan yang terjadi. Semua pasti berharap wabah virus ini cepat berakhir, agar semua kegiatan bisa berjalan normal kembali," ucap sang manajer Borneo FC.

"Mudah-mudahan saja semua ini cepat selesai. Sangat banyak aktivitas keseharian yang harus berubah dengan adanya wabah ini," tutur Farid Abubakar.

Penyebaran virus corona telah berdampak pada sejumlah olahraga di dunia.

Berbagai negara di belahan dunia bahkan telah menerapkan lockdown (pencegahan untuk keluar-masuk suatu wilayah) guna menghambat penyebaran virus corona atau Covid-19.

Salah satu dampak dari situasi tersebut ialah penghentian kompetisi berbagai liga-liga sepak bola di seluruh dunia, termasuk Liga Indonesia.

Baca juga: Rencana Tim Pelatih Borneo FC di Tengah Penangguhan Shopee Liga 1 2020

Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 saat ini telah diberhentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan tersebut diambil oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, dan surat Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) terkait pandemi virus corona yang tengah melanda di beberapa wilayah Indonesia.

"Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara waktu dihentikan," tulis Mochamad Iriawan dalam surat arahan kepada Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Pencabutan atas penghentian Liga 1 dan Liga 2 akan menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai penyebaran Covid-19 di Indonesia yang akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI," tutur instruksi pria yang akrab disapa Iwan Bule.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Borneo FC
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persib Mulai Panaskan Mesin Jelang Lawan Persita, Persiapan Dua Hari..

Persib Mulai Panaskan Mesin Jelang Lawan Persita, Persiapan Dua Hari..

Liga Indonesia
Syarat Messi Main di Piala Dunia Klub 2025, Belum Resmi Walau ada Peluang

Syarat Messi Main di Piala Dunia Klub 2025, Belum Resmi Walau ada Peluang

Liga Lain
Sorotan AFC terhadap Empat Pemain Indonesia Jelang Piala Asia U23 2024

Sorotan AFC terhadap Empat Pemain Indonesia Jelang Piala Asia U23 2024

Timnas Indonesia
Sananta Naik Daun Bersama Timnas Indonesia, Milo Beri Peringatan

Sananta Naik Daun Bersama Timnas Indonesia, Milo Beri Peringatan

Timnas Indonesia
Italia 99,8 Persen Mengunci Slot 5 Tim di Liga Champions Musim Depan

Italia 99,8 Persen Mengunci Slot 5 Tim di Liga Champions Musim Depan

Liga Champions
Ten Hag Sebut Lini Belakang Man United Jadi Alasan Sulit Bersaing

Ten Hag Sebut Lini Belakang Man United Jadi Alasan Sulit Bersaing

Liga Inggris
Leverkusen di Ambang Juara, Xabi Alonso Hanya Perlu Satu Kemenangan Lagi

Leverkusen di Ambang Juara, Xabi Alonso Hanya Perlu Satu Kemenangan Lagi

Bundesliga
Kiper Sempurna? Gabungkan Saja Buffon dan Dida

Kiper Sempurna? Gabungkan Saja Buffon dan Dida

Liga Italia
Hasil Practice MotoGP Amerika: Martin Pertama, Vinales-Marquez Menyusul

Hasil Practice MotoGP Amerika: Martin Pertama, Vinales-Marquez Menyusul

Motogp
Lin Jarvis Tinggalkan Yamaha Akhir Musim 2024

Lin Jarvis Tinggalkan Yamaha Akhir Musim 2024

Motogp
Piala Asia U23 2024, Ada Mimpi STY Bawa Timnas Indonesia ke Olimpiade

Piala Asia U23 2024, Ada Mimpi STY Bawa Timnas Indonesia ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Jadwal BAC: Jonatan Christie Jumpa Shi Yu Qi, Asa Terakhir Indonesia

Jadwal BAC: Jonatan Christie Jumpa Shi Yu Qi, Asa Terakhir Indonesia

Badminton
Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Man United dan Man City Main

Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Man United dan Man City Main

Liga Inggris
Hasil FP1 MotoGP Amerika 2024: Vinales Tercepat, Marquez di Luar 5 Besar

Hasil FP1 MotoGP Amerika 2024: Vinales Tercepat, Marquez di Luar 5 Besar

Motogp
Ginting Gugur dari BAC 2024: Tak Memuaskan, Siap Evaluasi demi Olimpiade

Ginting Gugur dari BAC 2024: Tak Memuaskan, Siap Evaluasi demi Olimpiade

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com