Stadion di Brasil Bakal Diubah Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Kompas.com - 23/03/2020, 15:40 WIB
Suasana Stadion Maracana jelang upacara penutupan Olimpiade Rio 2016, Minggu (21/8/2016). PIPIT PUSPITA RINI/KOMPAS.COMSuasana Stadion Maracana jelang upacara penutupan Olimpiade Rio 2016, Minggu (21/8/2016).

KOMPAS.com - Tiga tim elite sepak bola Brasil bakal meminjamkan stadion ke otoritas setempat untuk diubah menjadi rumah sakit atau klinik darurat virus corona.

Dikutip dari situs AFP, tiga tim elite Brasil itu adalah Flamengo, Corinthians, dan Santos.

Ketiga tim itu berinisiatif meminjamkan stadion karena kompetisi sepak bola di Brasil saat ini ditunda sampai waktu yang belum ditentukan karena pandemi virus corona.

Juara Copa Libertadores tahun lalu, Flamengo, secara terbuka sudah menyerahkan Stadion Maracana di Rio de Janeiro.

Presiden Flamengo, Rudolfo Landim, dalam pernyataannya juga meminta para fans agar bisa bekerja sama mengurangi penyebaran virus corona.

"Pada saat yang suram ini, saya ingin mengundang negara seluruh pendukung Flamengo untuk bisa tetap berpikir positif," kata Landim dikutip dari situs AFP.

"Mari kita jaga orang tua kita, bantu mereka yang paling membutuhkannya," ujar Landim menambahkan.

Baca juga: Roberto Mancini Kehilangan Teman Masa Kecil akibat Virus Corona

Hal serupa juga dilakukan oleh Corinthians yang meminjamkan Stadion Itaquerao (Corinthians Arena) dan juga markas latihan mereka untuk otoritas kesehatan Brasil.

Adapun Santos mengumumkan akan mendirikan klinik sementara di salah satu ruang tunggu di dalam Stadion Vila Belmiro.

Dalam wakut dekat, pihak berwenang Sao Paulo, kota terbesar di Brasil, akan memasang 200 tempat tidur di lapangan Stadion Pacaembu.

Menurut data Pusat Sistem Sains dan Teknik Universitas John Hopkins, per Selasa (23/3/2020) siang WIB, jumlah kasus positif virus corona di Brasil mencapai 1.546 dan sudah 25 orang meninggal dunia.

Baca juga: Valentino Rossi Gambarkan Italia Bak Zona Perang akibat Virus Corona

Pada Jumat (20/3/2020), Menteri Kesehatan Brasil, Luis Henrique Mandetta, memprediksi jumlah kasus positif virus corona di negaranya akan mencapai puncaknya pada April atau Juni mendatang.

Mandetta juga memperkirakan penurunan jumlah kasus positif virus corona di Brasil dengan total penduduk 210 juta orang baru bisa tercapai pada September 2020.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X