Setelah Pemerintah Turun Tangan, Liga Turki Akhirnya Mau Berhenti

Kompas.com - 20/03/2020, 10:30 WIB
Seorang fans Fenerbahce menangis setelah timnya kalah kontra Galatasaray pada laga Liga Turki di Fenerbahce Stadium, Istanbul, pada 23 Februari 2020. AFP/OZAN KOSESeorang fans Fenerbahce menangis setelah timnya kalah kontra Galatasaray pada laga Liga Turki di Fenerbahce Stadium, Istanbul, pada 23 Februari 2020.

KOMPAS.com - Liga Turki adalah salah satu kompetisi profesional di Eropa yang masih bergulir di tengah pandemi virus corona. Butuh campur tangan Pemerintah Turki untuk membuat TFF (PSSI-nya Turki) akhirnya menghentikan liga.

Liga Turki masih bergulir hingga akhir pekan lalu dan bahkan memainkan salah satu partai terbesar di negara tersebut, Galatasaray vs Besiktas.

Bermain tanpa penonton, kedua raksasa Turki itu menghakhiri laga dengan skor 0-0.

Para fans telah dilarang hadir ke stadion sejak 12 Maret.

Keputusan ini mendulang protes dari pelatih Galatasaray, Fatih Terim.

"Kita ini menghadapi masalah global, negara-negara mengeluarkan status gawat darurat, sekolah-sekolah ditutup, penerbangan dibatalkan," tutur Terim seusai pertandingan kepada Hurriyet Daily News.

"Semua liga besar di dunia telah ditunda. Saya jujur saja, ini tentang nyawa saya dan para pemain. Ada 850 orang terakreditasi di stadion, semua nyawa kami dalam ancaman."

Baca juga: Pandemi Virus Corona Bisa Bikin Gaji Pemain Serie A Dipotong

Hal serupa dikatakan kiper Galatasaray, Fernando Muslera.

"Malam ini memalukan. Tak perlu ada sepak bola malam ini. Kami bermain tanpa fans, tetapi apakah kami bukan manusia? Para staff, pemain lawan, semua menghadapi risiko ini," tutur Muslera.

"Laga-laga di Eropa ditunda tetapi kami tetap bermain. Kenapa? Ini tak menghormati kami dan para suporter."

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X