Selain Dejan Lovren, 3 Nama Siap Dilepas Liverpool di Bursa Transfer

Kompas.com - 17/03/2020, 21:40 WIB
Dejan Lovren mengawal Raheem Sterling pada laga Liverpool vs Manchester City di Stadion Anfield dalam lanjutan Premier League, 7 Oktober 2018. AFP/PAUL ELLISDejan Lovren mengawal Raheem Sterling pada laga Liverpool vs Manchester City di Stadion Anfield dalam lanjutan Premier League, 7 Oktober 2018.
|

KOMPAS.com – Selain Dejan Lovren, Liverpool berpotensi melepas tiga pilar lainnya pada akhir musim Liga Inggris tahun ini.

Seperti yang diketahui, Liverpool saat ini mempimpin papan klasemen Liga Inggris dengan keunggulan poin yang cukup jauh dari para pesaingnnya.

Hal ini tidak lepas dari kedalaman skuat anak asuh Juergen Klopp yang mumpuni.

Namun kedalam skuat yang dimiliki Liverpool mempunyai efek samping ialah beberapa pemain jarang mendapatkan jatah pemain.

Baca juga: Dalam 1 Bulan, Liverpool Dibuat Gagal Samai 3 Rekor Klub Elite Eropa

Salah satunya Dejan Lovren yang kian terpinggirkan ditengah duet utama bek Liverpool Virgil van Dijk dan Joe Gomez

Tak hanya Dejan Lovren, Liverpool dikabarkan juga bakal menjual tiga pemainnya setelah akhir musim Liga Inggris.

Berikut nama-nama yang berpotensi dilepas Liverpool pada akhir musim Liga Inggris yang dirangkum BolaSport:

Penyerang Liverpool, Divock Origi, membayang-bayangi pemain Manchester City, Bernardo Silva, pada pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019.AFP/ADRIAN DENNIS Penyerang Liverpool, Divock Origi, membayang-bayangi pemain Manchester City, Bernardo Silva, pada pertandingan Liverpool vs Man City dalam Community Shield 2019 di Stadion Wembley, 4 Agustus 2019.
Divock Origi

Pemain asal Belgia ini baru saja memperpanjang masa kerjanya di Liverpool pada musim panas 2019.

Akan tetapi, Origi gagal menembus skuad inti The Reds musim ini.

Baca juga: Juergen Klopp Cuma Bisa Kasih Satu Gelar untuk Liverpool

Meski mencetak beberapa gol penting menjelang akhir musim lalu, ia dianggap tidak bearada pada level yang sama dengan Salah, Mane atau Firmino.

Oleh sebab itu, Liverpool mungkin saja melepas Origi agar tidak membuat karier sang pemain meredup.

Xherdan Shaqiri merayakan gol Liverpool ke gawang Cardiff City pada pertandingan Liga Inggris di Anfield, 27 Oktober 2018. AFP/PAUL ELLIS Xherdan Shaqiri merayakan gol Liverpool ke gawang Cardiff City pada pertandingan Liga Inggris di Anfield, 27 Oktober 2018.
Xherdan Shaqiri

Apa yang terjadi pada Xherdan Shaqiri mirip dengan keadaan Origi.

Shaqiri tidak bisa menggoyahkan eksistensi trio maut Liverpool dan hanya menjadi pelapis.

Baca juga: Saat Kekalahan Liverpool Dikaitkan Lagi dengan Permintaan Fans Cilik Man United

Namun, apa yang menimpa Shaqiri nampaknya lebih mengenaskan daripada Origi.

Sebagai cadangan, namanya berada satu tingkat di bawah Origi.

Itu berarti jika ada salah satu anggota trio Firmansah yang tidak bisa bermain, Shaqiri belum tentu dijadikan pemain yang mengisi lubang itu.

Naby Keita ikut merayakan gol Georginio Wijnaldum pada pertandingan Liverpool vs Genk dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Anfield, 5 November 2019. AFP/OLI SCARFF Naby Keita ikut merayakan gol Georginio Wijnaldum pada pertandingan Liverpool vs Genk dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Anfield, 5 November 2019.
Naby Keita

Persaingan ketat di lini tengah Liverpool membuat Naby Keita kesulitan menembus skuad utama racikan Klopp.

Keita tidak pernah mampu menembus sebelas pemain terbaik The Reds.

Baca juga: Di Balik Senyum Khas Penyerang Liverpool, Roberto Firmino

Pasalnya, gaya bermain Keita dinilai kurang cocok dengan strategi yang diterapkan Klopp.

Untuk itu, menjual Keita pada bursa transfer musim panas 2020 menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh Liverpool. (Adi Nugroho)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X