Kompas.com - 15/03/2020, 09:25 WIB
Pemain Bali United, Stefano Lilipaly dikerumunan suporter saat juara Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (22/12/2019) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Bali United, Stefano Lilipaly dikerumunan suporter saat juara Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (22/12/2019) malam.

GIANYAR, KOMPAS.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, menanggapi merebaknya penyebaran virus corona atau Covid-19 dengan memberikan perhatian khusus pada pemainnya.

Pelatih asal Brasil itu meminta Fadhil Sausu dkk untuk menjaga jarak dengan suporter yang mengajak salaman atau berswafoto (selfie).

Hal itu disampaikan Stefano Cugurra jelang pertandingan pekan ketiga Shopee Liga 1 2020 Bali United melawan Madura United.

Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Liga 1 2020, Bigmatch Bali United Vs Madura United

Menurut Teco, sapaan akrabnya, melakukan pencegahan akan sangat baik bagi pemain Bali United selain menjaga kebugaran guna mengantisipasi terpaparnya virus tersebut.

"Ya saya pikir cuma tidak boleh melakukan salaman dengan suporter itu lebih bagus, tidak boleh dekat juga," kata Teco.

"Sementara lebih bagus tidak dekat dengan suporter. Tetapi, kami besok (hari ini) main tetap sama penonton," tutur dia.

Terkait kompetisi dihentikan sementara guna meminimalisir penyebaran virus yang sudah menginfeksi masyarakat Indonesia, Teco menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI selaku federasi.

Teco menegaskan porsinya hanya di lingkup internal Bali United saja dan tak punya wewenang soal kompetisi. Apapun nantinya keputusan yang diambil, dia akan mengikutinya.

"Kami respek keputusan yang di atas kami. Kami harus kerja keras di setiap pertandingan. Kami sering kasih tahu pemain harus jaga kondisi diri sendiri," ucap mantan pelatih Persija Jakarta itu

Teco juga menambahkan, pengalaman bertanding menghadapi Ceres Negros di Filipina pada ajang AFC Cup beberapa waktu lalu.

Baca juga: PSM Vs Barito Putera, Lebih Baik Salam Siku

 

Tanpa adanya penonton, menurut dia, membuat atmosfer pertandingan menjadi kurang greget.

"Kami sudah bermain, tetapi tidak ada supporter karena tidak diperbolehkan suporter hadir menyaksikan pertandingan untuk mengantisipasi virus itu. Membuat atmosfer pertandingan menjadi sangat berbeda," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.