Kompas.com - 09/03/2020, 21:00 WIB
Sebanyak 27.181 Aremania menyaksikan Arema FC melawan Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (08/03/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSebanyak 27.181 Aremania menyaksikan Arema FC melawan Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (08/03/2020) sore.

MALANG, KOMPAS.com - Panpel Arema FC mengapresiasi sikap dewasa yang ditunjukkan Aremania.

Dalam lanjutan Shopee Liga 1 2020 melawan Persib Bandung, Minggu (8/3/2020), meski menelan kekalahan di kandang sendiri, Aremania mampu menunjukkan sikap dewasa dengan tidak melakukan hal yang dapat merugikan tim.

Sikap Aremania ini pun mendapat apresiasi dari Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris.

Menurut pria yang akrab disapa Haris tersebut, sikap Aremania yang tidak menyalakan flare dan smoke bomb adalah sikap yang patut diapresiasi.

Baca juga: Shopee Liga 1 2020 Arema Vs Persib, Saat Singo dan Maung Mengaum Rindu

"Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi lagi bahwa Aremania adalah suporter yang bermartabat. Suporter yang mampu menjadi rujukan untuk suporter lain," kata Abdul Haris.

"Dengan hasil pertandingan yang menyakitkan, mereka tetap tertib dan tidak menyalakan flare ataupun smoke bomb," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abdul Haris memberi kredit akan sikap Aremania tersebut.

Merujuk aturan PSSI melalui operator liga, penyalaan flare dan smoke bomb tidak diperkenankan dalam kompetisi sepak bola Tanah Air.

Apalagi musim lalu Arema FC mendapat denda yang cukup banyak dari Komdis PSSI akibat penyalaan flare dan smoke bomb.

Baca juga: Kehadiran Teja Paku Alam dan Luizinho Passos di Mata Pelatih Persib

Dengan apa yang dilakukan kemarin, Haris meyakini bahwa Aremania telah banyak berubah dan tidak ingin merugikan klub, terutama dari sisi finansial akibat denda flare dan smoke bomb.

"Kami apresiasi rekan-rekan yang mendukung klub tanpa flare dan smoke bomb sehingga mengurangi beban finansial tim akibat penyalaan flare dan smoke bomb yang bisa merugikan tim," ucapnya.

"Hal yang sudah baik ini akan kami tingkatkan lagi. Kami akan terus memberikan pengertian bahwa mendukung tim tidak perlu dengan flare atau smoke bomb," ucap Abdul Haris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Alphonse Areola, Kiper PSG yang Sering 'Disekolahkan' ke Klub Lain

Profil Alphonse Areola, Kiper PSG yang Sering "Disekolahkan" ke Klub Lain

Sports
Calon Pengganti Koeman di Barcelona: Muncul Sejumlah Nama, Xavi Kandidat Terkuat

Calon Pengganti Koeman di Barcelona: Muncul Sejumlah Nama, Xavi Kandidat Terkuat

Liga Spanyol
Ronald Koeman Sebelum Dipecat Barcelona: Tak Merasa Pekerjaannya Terancam

Ronald Koeman Sebelum Dipecat Barcelona: Tak Merasa Pekerjaannya Terancam

Liga Spanyol
Profil Radamel Falcao, Si Macan yang 'Berperan' dalam Pemecatan Koeman

Profil Radamel Falcao, Si Macan yang "Berperan" dalam Pemecatan Koeman

Sports
Tahan Imbang Arema FC, Persita Torehkan 2 Rekor

Tahan Imbang Arema FC, Persita Torehkan 2 Rekor

Liga Indonesia
Profil Xavi Hernandez: Jebolan La Masia, Raja Assist, Kandidat Kuat Pengganti Koeman

Profil Xavi Hernandez: Jebolan La Masia, Raja Assist, Kandidat Kuat Pengganti Koeman

Sports
FIBA Women's Asia Cup 2021, Srikandi Indonesia Usung Target Promosi

FIBA Women's Asia Cup 2021, Srikandi Indonesia Usung Target Promosi

Sports
Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Makin Terpuruk, Kesempatan Koeman Habis

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Makin Terpuruk, Kesempatan Koeman Habis

Liga Spanyol
Dipecat Barcelona, Berikut Catatan Ronald Koeman

Dipecat Barcelona, Berikut Catatan Ronald Koeman

Liga Spanyol
Jadwal French Open 2021, Marcus/Kevin dkk Tempur di 16 Besar Hari Ini

Jadwal French Open 2021, Marcus/Kevin dkk Tempur di 16 Besar Hari Ini

Badminton
Hasil Liga Italia: Cagliari Vs Roma 1-2, Lazio Vs Fiorentina 1-0, Juventus Vs Sassuolo Dramatis

Hasil Liga Italia: Cagliari Vs Roma 1-2, Lazio Vs Fiorentina 1-0, Juventus Vs Sassuolo Dramatis

Liga Italia
Barcelona Pecat Koeman!

Barcelona Pecat Koeman!

Liga Spanyol
Sempat Vakum 1,5 Tahun, Turnamen Bulu Tangkis Nasional Kembali Digelar

Sempat Vakum 1,5 Tahun, Turnamen Bulu Tangkis Nasional Kembali Digelar

Badminton
Hasil Lengkap French Open 2021: Indonesia Tambah 3 Wakil ke 16 Besar

Hasil Lengkap French Open 2021: Indonesia Tambah 3 Wakil ke 16 Besar

Badminton
Hasil Liga Spanyol: Madrid Vs Osasuna Berakhir Imbang, Barcelona Tumbang

Hasil Liga Spanyol: Madrid Vs Osasuna Berakhir Imbang, Barcelona Tumbang

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.