Terkait Virus Corona, Mantan Gelandang Juventus Dikarantina bersama 13 Orang Lainnya

Kompas.com - 06/03/2020, 12:40 WIB
Bentuk pencegahan virus corona yang diterapkan salah satu stadion klub sepak bola Jerman. AFP/INA FASSBENDERBentuk pencegahan virus corona yang diterapkan salah satu stadion klub sepak bola Jerman.

KOMPAS.com - Asisten manajer Ajax Amsterdam yang juga merupakan eks gelandang Juventus, Christian Poulsen, harus menjalani masa karantina hingga 13 Maret 2020.

Dilansir dari laman Football Italia, Poulsen bersama 13 orang lainnya dikarantina setelah melakukan kontak dengan penderita virus corona.

Tepatnya, pasca-menghadiri jamuan makan malam pada Jumat (28/2/2020) waktu setempat.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu yang hadir di pertemuan itu dinyatakan positif terkena virus corona.

Baca juga: Liga Inggris Bikin Aturan Baru untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Situasi ini membuat Erik ten Hag, selaku pelatih kepala Ajax Amsterdam, harus menjalani beberapa partai tanpa kehadiran sejumlah stafnya.

Juru bicara klub, Miel Binkhuism, sejatinya sempat bersikeras menyampaikan bahwa mereka (staf Ajax yang hadir ke makan malam) tidak memiliki gejala penderita virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dengan mempertimbangkan keselamatan dan bentuk antisipasi penyebaran, pihak berwenang tetap menganjurkan agar pihak terkait tetap dikarantina dan terus memeriksa suhu badan.

Baca juga: Imbas Virus Corona, Asosiasi Pesepak Bola Italia Minta UEFA Pertimbangkan Euro 2020

Selama berkarier sebagai pemain, Christian Poulsen yang diketahui berposisi sebagai gelandang bertahan, sempat bermain untuk beberapa klub elite Eropa.

Di antaranya Sevilla, Schalke 04, Liverpool, hingga Juventus.

Bersama Juventus (2008-2010), dia mencatatkan 60 penampilan dengan raihan satu gol dan tiga assist.

Jumlah penampilan terbanyak ia torehkan kala pesepak bola berkebangsaan Denmark itu membela salah satu klub Jerman, Schalke 04.

Saat masih berseragam The Royal Blues, Poulsen tampil sebanyak 161 kali.

Dalam jumlah penampilannya, dia berhasil membukukan lima gol dan 14 assist

Poulsen memutuskan untuk mengakhiri karier sebagai pemain pada Desember 2016.

Klub yang terakhir dibela adalah FC Copanhagen, yang tampil pada kasta tertinggi Liga Denmark.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Internasional
Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X