Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arema Vs Persib, Sinyal Islah Bobotoh dan Aremania

Kompas.com - 05/03/2020, 16:50 WIB
Kontributor Bola, Septian Nugraha,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

Sinyal Damai Bobotoh dan Aremania

Sejatinya pada awal 2000-an, Bobotoh dan Aremania memiliki hubungan yang harmonis. Bahkan, Bobotoh dan Aremania kerap kali berbalas kunjungan ke kandang masing-masing.

Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir ini hubungan kedua kelompok suporter tersebut merenggang.

Akibatnya, Bobotoh dan Aremania sudah tidak pernah lagi saling bertandang ke daerah masing-masing, saat Persib dan Arema bertemu di kompetisi.

Meski begitu, pada tahun 2016, Bobotoh dan Aremania pernah duduk dalam satu stadion yang sama dalam mendukung tim kebanggaannya masing-masing.

Saat itu, Bobotoh dan Aremania berbaur ketika Persib dan Arema bertemu dalam laga final Piala Bhayangkara 2016, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Sebenarnya kami dengan Arema itu tidak memiliki masalah. Ya ini kami hanya terimbas dari masalah yang lain," tutur Heru.

Dengan adanya izin dari Kepolisian bagi Bobotoh bertandang ke Malang, Heru berharap hal ini menjadi awal dari perdamaian Bobotoh dan Aremania.

Karena itu tidak ada lagi konflik yang melibatkan kedua kelompok suporter tersebut.

"Dengan adanya izin ini ya saya berharap bisa mengubah stigma yang ada selama ini. Saya berharap, ini bisa membuat hubungan kami dengan Aremania kembali harmonis," ujar Heru.

Heru menambahkan, pihaknya pun akan sangat terbuka bagi Aremania atau suporter lainnya untuk datang ke Bandung. Namun dengan catatan ada jaminan keamanan dari kepolisian untuk mereka.

"Kalau kami sebagai suporter, pasti kami akan menyambut baik. Kami terbuka kepada semua suporter untuk datang ke Bandung, tanpa terkecuali," tutur Heru.

"Hanya saja, yang memutuskan itu kan bukan kami, melainkan dari pihak kepolisian juga," sambung dia.

"Jadi, kalau sudah ada jaminan keamanan dari kepolisian ya silahkan datang ke Bandung. Kalau kami pada prinsipnya sangat terbuka," tegas Heru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com