Cegah Penularan Virus Corona, Para Pemain Persib Diminta Batasi Aktivitas

Kompas.com - 04/03/2020, 17:40 WIB
Para pemain Persib merayakan gol pertamanya ke gawang Persela Lamongan, saat kedua tim bertemu pada pekan ke-1 Liga 1 2020, di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (1/3/2020). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPara pemain Persib merayakan gol pertamanya ke gawang Persela Lamongan, saat kedua tim bertemu pada pekan ke-1 Liga 1 2020, di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (1/3/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Para pemain Persib Bandung disarankan untuk tidak terlalu banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Anjuran tersebut disampaikan oleh dokter tim Persib, Rafy Ghani.

Imbauan itu diberikan Rafy untuk mencegah para pemain Persib Bandung terkena dampak penyebaran virus corona. Virus yang berasal dari Wuhan, China, itu sekarang sudah sampai ke Indonesia.

Sedikitnya, sudah ada dua orang yang terpapar virus corona yang juga dikenal sebagai Covid-19 tersebut. Informasi soal terpaparnya dua orang asal Depok, Jawa Barat itu diumumkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Menurut Rafy, bila tidak ada kepentingan mendesak, para pemain sebaiknya tidak perlu keluar rumah.

Dia menyarankan, agar pemain lebih banyak beristirahat dan menjaga kondisi tubuhnya agar tetap fit demi menjalani Shopee Liga 1 2020.

"Kalau memang kegiatan di luar tidak begitu penting, sebaiknya tidak usah keluar rumah. Waktunya kan bisa digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh," kata Rafy.

Baca juga: 5 Hal Yang Dinanti Pertandingan Arema FC vs Persib Bandung

"Harus banyak istirahat dan olahraga ringan di rumah. Jangan lupa untuk menjaga asupan gizi agar seimbang. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran," sambung dia.

Bukan tanpa alasan Rafy menyarankan agar pemain tidak terlalu banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Pasalnya penyebaran virus corona jauh lebih berpotensi terjadi di luar rumah.

Sifat dari virus corona ini sama seperti virus SARS dan MERS. Menurut Rafy penularan bisa terjadi melalui percikan ludah atau bahkan kontak fisik dengan si penderita.

"Artinya begini, virus ini kan, sampai saat ini belum ada obatnya. Obatnya itu adalah daya tahan tubuh kita sendiri," tegas Rafy.

Baca juga: Demi Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelatih Persib Tak Masalahkan Jadwal Shopee Liga 1 2020 Ditunda

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X