Kompas.com - 03/03/2020, 22:40 WIB
Matteo Guendouzi (kiri) berduel dengan Ben Close (kana) pada laga Porsmouth vs Arsenal dalam lanjutan putaran kelima Piala FA di Stadion Fratton Park, Senin 2 Maret 2020. AFP/ ADRIAN DENNISMatteo Guendouzi (kiri) berduel dengan Ben Close (kana) pada laga Porsmouth vs Arsenal dalam lanjutan putaran kelima Piala FA di Stadion Fratton Park, Senin 2 Maret 2020.

KOMPAS.com - Matteo Guendouzi mendapat kartu kuning tidak wajar pada laga Portsmouth vs Arsenal, Selasa (3/3/2020).

Laga Portsmouth vs Arsenal merupakan lanjutan putaran kelima Piala FA dan berakhir 2-0 untuk kemenangan tim tamu.

Matteo Guendouzi mendapatkan kartu kuning pada menit ke-35.

Namun wasit Mike Dean menghukum Guedozi kartu kuning bukan karena melakukan pelanggaran ataupun handsball.

Guendouzi dikartu kuning karena caranya melakukan tendangan bebas setelah Eddie Nketiah dilanggar pemain Portsmouth.

Pada awalnya Guendouzi ingin melakukan tendangan bebas cepat setelah Eddie Nketiah dilanggar pemain Portsmouth.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, umpan cepat yang dilakukan Guendouzi dinilai Mike Dean salah tendangan bebas harus diulang. Kejadian ini berulang sebanyak dua kali.

Pada kesempatan ketiga, Guendouzi yang terlihat kesal mengangkat bola sangat tinggi di depan Mike Dean sebelum menaruhnya kembali ke lapangan.

Baca juga: Portsmouth Vs Arsenal, The Gunners Menang, Arteta Spesialis Laga Tandang

Atas tindakan itu Guendouzi langsung mendapat kartu kuning dari Mike Dean.

Keputusan itu kemudian menjadi kontroversi karena Mike Dean dianggap menghukum Guendouzi bukan karena faktor teknis pertandingan.

Baca juga: Rating Pemain Portsmouth Vs Arsenal, Gelandang 20 Tahun Paling Cemerlang

Mantan gelandang Tottenham Hotspur yang kini menjadi komentator BT Sport, Jermain Jenas, juga mempertanyakan keputusan Mike Dean.

"Keputusan itu adalah sebuah lelucon. Guendouzi sudah tiga kali mengulang tendangan bebas dan Mike Dean sudah membuat keputusan yang konyol," kata Jermain Jenas.

"Tidak ada yang salah dengan tendangan Guendouzi. Tapi mungkin sekarang ada aturan yang mengatur soal sarkasme di sepak bola," ujar Jermain Jenas.

Terlepas dari hal itu, Arsenal berhasil lolos ke perempat final berkat gol Sokratis Papastahopoulos (45') dan Eddie Nketiah.

Selanjutnya Arsenal akan melakoni Derbi Londo melawan West Ham United pada pekan ke-29 Liga Inggris, Sabtu (7/3/2020).



Sumber BT Sport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Jadwal Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Vs Spanyol, Swedia Vs Kanada

Internasional
Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Update Ranking BWF - Marcus/Kevin Aman di Puncak, Ganda Putri China Naik

Badminton
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Menjauh, Indonesia di Atas Belgia

Sports
Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Wawancara Neymar dan Mbappe: Rahasia Kompak, Piala Dunia Jadi Rebutan

Liga Lain
Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X