Kompas.com - 03/03/2020, 13:36 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. BOLASPORT.com/WILLA WILDAYANTIKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

KOMPAS.com - PSSI masih menunggu arahan dari pemerintah terkait antisipasi penyebaran virus corona di kompetisi Shopee Liga 1 2020.

Kompeti Shopee Liga 1 2020 baru saja rampung menggelar pekan pertma.

Namun, kelanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu terancam akibat virus corona yang sudah mulai masuk ke Indonesia.

Pada Senin (2/3/2020) lalu, Presiden Joko Widodo memgumumkan, ada dua warga negara Indonesia yang positif terkena virus corona.

Baca juga: Kata Jaimerson soal Keberhasilan Mencetak Gol Perdana Liga 1 2020

Terkait hal tersebut, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyatakan pihaknya belum bisa menentukan langkah antisipasi penyebaran virus corona di Liga 1.

"Tidak bisa bicara itu karena pemerintah belum memberikan peringatan kepada kami atau ketentuan khusus,” ujarnya di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (3/3/2020).

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan bahwa PSSI masih menunggu arahan dari pemerintah soal kelanjutan kompetisi.

 

“Kami sudah komunikasi dengan Kemenpora. Menpora juga akan bersurat ke Menkes bagaimana langkah kita selanjutnya terkait corona," tuturnya.

Baca juga: 8 Pemain Cetak Gol Debut pada Pekan Perdana Liga 1 2020, Siapa Saja?

Selain kompetisi di Tanah Air, PSSI juga sedang menunggu keputusan pemerintah soal agenda internasional timnas Indonesia.

PSSI saat ini tengah mempersiapkan untuk pemain Timnas Indonesia Senior melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia zona Asia melawan Thailand di Stadion Rajamangala, Bangkok, 26 Maret 2010.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.