Kompas.com - 01/03/2020, 14:00 WIB
Para pemain Persija, Marco Motta (atas), Marko Simic (tengah), dan Riko Simanjuntak merayakan gol yang dicetak Marko Simic pada laga Persebaya vs Persija di final Piala Gubernur Jatim 2020 yang berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/2/2020). KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPara pemain Persija, Marco Motta (atas), Marko Simic (tengah), dan Riko Simanjuntak merayakan gol yang dicetak Marko Simic pada laga Persebaya vs Persija di final Piala Gubernur Jatim 2020 yang berlangsung di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/2/2020).

KOMPAS.com - Pemain anyar Persija Jakarta, Marco Motta, mengaku tak akan sulit beradaptasi di sepak bola Indonesia karena tak jauh beda dengan Liga Italia.

Persija bakal melakoni laga perdana Shopee Liga 1 2020 melawan PSS Sleman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pertandingan antara Persija vs Borneo FC bakal berlangsung pada Minggu (1/3/2020) pukul 15.30 WIB.

Laga ini bakal menjadi debut bagi rekrutan anyar Persija, Marco Motta, yang merupakan mantan pemain Juventus.

Baca juga: Persija Jakarta Vs Borneo FC, Upaya Macan Putus Tren Minor di Laga Perdana

Modal bagus dimillki Marco Motta yang mampu membawa Macan Kemayoran meraih runner-up di Piala Gubernur Jatim 2020.

Marco Motta membuktikan dirinya sebagai bek agresif dengan mencatatkan dua assists sepanjang gelaran turnamen tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Disinggung soal kendala bermain di Liga 1 2020, Marco Motta justru menyebut sepak bola Indonesia tak ada bedanya dengan Liga Italia.

Menurut Marco Motta, dia akan mudah beradaptasi karena gaya sepak bola Indonesia mirip dengan Italia, yakni sering melakukan kontak fisik.

Baca juga: Imbang Lawan Persik, Persebaya Alihkan Fokus ke Persija

Sebab, permainan dengan tensi tinggi dan sering kali ada kontak fisik juga terjadi di Italia.

"Justru saya suka dengan hal seperti itu. Di Eropa, termasuk Italia juga begitu," kata Motta dilansir BolaSport.com dari Antaranews.

Menurut Motta, kontak fisik yang terjadi merupakan penanda bahwa para pemain mempunyai semangat juang tinggi untuk menang di Liga 1 2020.

"Semua pemain memang harus bertarung di lapangan demi kemenangan, mencetak gol," ucap Motta.

Baca juga: Imbang Lawan Persik, Persebaya Alihkan Fokus ke Persija

Walau memaklumi adanya kontak fisik, penggawa yang juga pernah berseragam Juventus tersebut berharap semua pemain tetap saling menghormati.

"Tetap saling menghormati, inilah sepak bola," kata Motta.

Persija tak hanya bertumpu pada Motta. Tim asuhan Sergio Farias itu juga bakal mengandalkan Alfath Fathier, Muhammad Rafli, Evan Dimas, Otavio Dutra, dan Marc Klok sebagai rekurtan anyar.

Dengan kedatangan sederet pemain top seperti itu, wajar bila Persija Jakarta dianggap sebagai kandidat juara di Shopee Liga 1 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.