Kompas.com - 01/03/2020, 12:40 WIB

KOMPAS.com - Pelatih Barcelona Quique Setien menganggap laga El Clasico pada pekan ke-26 Liga Spanyol lebih penting bagi Real Madrid daripada timnya.

Laga Real Madrid vs Barcelona bakal berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (1/3/2020) atau Senin dini hari WIB.

Setien menilai laga El Clasico bakal menjadi pertandingan kunci bagi Los Blancos, julukan Real Madrid.

Sebab, jika meraih kemenangan, pasukan Zinedine Zidane itu akan menggeser posisi Barcelona di puncak klasemen.

Baca juga: Real Madrid Vs Barcelona, Ter Stegen "Bersahabat" dengan Gawang Santiago Bernabeu

Jika kemenangan menjadi milik Barca, Lionel Messi dkk semakin memperlebar jarak keunggulan atas Real Madrid.

Saat ini, Barcelona menghuni peringkat pertama klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 55 poin, berjarak dua poin dari Real Madrid yang berada di posisi kedua.

"Bagi mereka itu adalah laga kunci," kata Quique Setien seperti dikutip Kompas.com dari BBC.

"Mungkin tidak terlalu menentukan, tetapi lebih penting untuk mereka daripada bagi tim kami," katanya.

"Jika menang, kami akan unggul lima poin dari mereka," kata Setien menambahkan.

Sementara itu, Zinedine Zidane mengatakan timnya sedang berada dalam situasi yang sulit.

Menjelang laga El Clasico, Real Madrid justru menderita kekalahan 1-2 di Santiago Bernabeu dari Man City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Kekalahan di Bernabeu itu menjadi yang ketiga kalinya bagi Sergio Ramos dkk.

Sebab, Real Madrid kalah 3-4 dari Real Sociedad pada perempat final Copa del Rey, Jumat (7/2/2020).

Los Blancos juga bermain imbang 2-2 dengan Celta Vigo pada kompetisi Liga yang digelar Senin (17/2/2020).

Kemenangan kandang terakhir Real Madrid terjadi pada awal Februari lalu saat bersua Atletico Madrid. Kala itu, Real Madrid menang tipis 1-0.

Adapun Barcelona tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir.

"Yang perlu kami pastikan adalah suasana hati para pemain dalam kondisi yang bagus dan positif," kata Zinedine Zidane.

"Para pemain harus saling bekerja sama untuk keluar dari situasi seperti ini," ujarnya.

Baca juga: Real Madrid Vs Barcelona, Sergio Ramos: Saya Menaruh Hormat kepada Messi

"Yang kami butuhkan adalah suporter bersama kami sepanjang 90 menit pertandingan. Saya bisa mengerti jika mereka kesal, tetapi kami membutuhkan mereka," ucap Zidane.

Zidane berharap anak asuhnya bermain seperti saat melawan Man City, kecuali pada menit-menit akhir saat mereka langsung kebobolan dua kali.

"Apa pun bisa terjadi dalam pertandingan kontra lawan yang bagus, tetapi yang penting adalah bagaimana kami berekasi di lapangan," katanya.

"Kami harus bermain seperti yang kami lakukan selama 78 menit melawan Manchester City," ucap Zidane.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.