Kompas.com - 27/02/2020, 20:30 WIB
Makan Konate merayakan gol yang dicetaknya pada laga Madura United vs Persebaya yang berlangsung pada laga terakhir penyisihan Grup A, Piala Gubernur Jawa Timur 2020, di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (14/2/2020). Kompas.com/Suci RahayuMakan Konate merayakan gol yang dicetaknya pada laga Madura United vs Persebaya yang berlangsung pada laga terakhir penyisihan Grup A, Piala Gubernur Jawa Timur 2020, di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (14/2/2020).

Untuk mengisi kekosongan tersebut Bajul Ijo akhirnya memperkenalkan tiga penjaga gawang baru, yakni Rivki Mokodompit (PSM Makassar), Angga Saputra (Tira Persikabo), dan terakhir Ernando Ari. Nama terakhir adalah pemain Persebaya junior yang di promosikan ke tim senior.

Tidak hanya itu mereka juga memiliki pelatih penjaga gawang baru, yakni Benny van Breukelen.

Pria kelahiran Medan tersebut menggantikan Miftahul Hadi yang menjadi pelatih kiper sejak 2017 silam.

 

5. Datangkan 2 pemain rival

Persebaya Surabaya musim 2020 mendatangkan dua mantan pemain rival Arema FC, yakni Makan Konate dan Nasir.

Uniknya transfer keduanya sama-sama sempat menimbulkan gejolak dan drama antar kedua suporter di media sosial.

Makan Konate datang terlebih dahulu dengan label mega tranfer oleh Persebaya Surabaya. Kepindahan pemain asal Mali tersebut menciptakan kegaduhan di media sosial karena Konate selama 1,5 musim terakhir menjadi pemain inti di Arema FC.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian Nasir yang menyusul juga tidak kalah membuat gaduh.

Gara-gara mengunggah postingan berbau Arema, Bonek lantas meragukan loyalitasnya di Persebaya. Namun, masalah selesai setelah Nasir meminta maaf dan menunjukan diri saat tampil di Piala Gubernur Jatim 2020.

 

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso.

6. Jajaran pelatih pernah merasakan juara bersama Persebaya Surabaya

Musim 2020 jajaran pelatih diisi tiga orang legenda Persebaya Surabaya sendiri yakni Aji Santoso, Bejo Sugiantoro, dan Uston Nawawi.

Ketiganya merupakan mantan pemain yang pernah membawa Green Force dipuncak kejayaan dengan memenangi Divisi Utama 1996/97.

Itu menjadi momen yang tidak terlupakan karena itu gelar Liga Indonesia pertama Persebaya Surabaya. Aji Santoso, Bejo Sugiantoro, Uston Nawawi, Jacksen F. Tiago dan Carlos de Mello membuat Bajul Ijo menjelma menjadi Dream Team yang sangat dominan.

Mereka berhasil menjadi juara usai menumbangkan Bandung Raya 2-1 dan Aji Santoso turut menyumbangkan satu gol melalui titik putih.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.