Didakwa FA soal Video Virus Corona, Dele Alli Terancam Larangan Bertanding

Kompas.com - 27/02/2020, 10:30 WIB
Dele Alli tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang pada laga Tottenham vs Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, 23 April 2019. AFP/DANIEL LEAL-OLIVASDele Alli tampak kecewa seusai gagal menyelesaikan peluang pada laga Tottenham vs Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, 23 April 2019.

KOMPAS.com - Deli Alli telah didakwa Asosiasi Sepak Bola Inggris ( FA) menyusul unggahan video lelucon soal virus corona di media sosialnya dan terancam sanksi larangan bertanding.

Gelandang Tottenham itu mengunggah video di media sosial snapchat soal virus corona yang sedang mewabah di seluruh dunia dan menjadikannya sebagai bahan lelucon.

Kasus itu pun berbuntut panjang. FA kemudian menyatakan Deli Alli bersalah dan didakwa melanggar peraturan FA poin E3 soal aktivitas di media sosial.

Baca juga: Soal Lelucon Virus Corona, Dele Alli Terancam Disanksi FA

" Dele Alli telah didakwa melanggar aturan FA poin E3 (1) karena menghina dan/atau tidak patut dan/atau membuat pertandingan menjadi buruk," tulis FA dalam pernyataannya.

"Lebih lanjut, unggahan Alli merupakan 'Pelanggaran yang Menyinggung', yang dalam peraturan FA E3 (2) termasuk merujuk, baik tersurat maupun tersirat, ras dan/atau kulit warna dan/atau warna dan/atau asal etnis dan/atau kebangsaan," bunyi pernyataan FA selanjutnya.

FA kemudian memberikan waktu kepada Dele Alli hingga 5 Maret 2020 untuk menanggapi dakwaan tersebut.

Menanggapi dakwaan FA kepada pemainnya, pelatih Tottenham, Jose Mourinho, menilai FA tak perlu memberikan larangan bertanding untuk Alli.

"Saya merasa larangan bertanding itu tidak perlu, tetapi saya bukan siapa-siapa. Sehubungan dengan keputusan ini, saya tidak bisa melakukan apa-apa," kata Mourinho seperti dikutip dari The Independent.

"Larangan tidak perlu karena dia sudah menunjukkan penyesalannya dan meminta maaf kepada publik. Dia juga berteman baik dengan pemain Asia di ruang ganti. Jadi, tidak ada niatnya untuk menyakiti atau menyinggung orang lain," katanya.

Meski demikian, Jose Mourinho pun tak menampik bahwa dia setuju bagi para pemain muda seperti Dele Alli untuk tetap berhati-hati di media sosial.

Baca juga: Dikecam karena Buat Lelucon soal Virus Corona, Dele Alli Minta Maaf

Dele Alli mengunggah video dirinya di bandara dan membuat lelucon soal virus corona pada Sabtu (8/2/2020).

Dalam videonya, Alli yang mengunakan topi dan masker terlihat melontarkan candaan tentang wabah virus corona dan terlihat seperti mengejek seorang pria Asia yang juga berada di tempat yang sama dengannya.

Setelah videonya viral, Dele Alli dengan sadar menghapusnya dan langsung meminta maaf secara langsung serta menyampaikan rasa penyesalannya menggunakan media sosial asal China, Weibo.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X