Setelah 12 Tahun, Akhirnya Ada Peserta dari Aceh hingga Papua di Liga 1

Kompas.com - 24/02/2020, 20:30 WIB
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri memberi sambutan saat acara Press Conference & Launching Shopee Liga 1 2020, Senin (24/02/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUDirektur Utama PT Liga Indonesia Baru, Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri memberi sambutan saat acara Press Conference & Launching Shopee Liga 1 2020, Senin (24/02/2020) sore.


JAKARTA, KOMPAS.com - Liga 1 2020 resmi bergulir mulai pekan depan. Dipastikan, 306 pertandingan akan menghiasi kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia musim ini.

Liga 1 2020 diikuti oleh peserta dari ujung barat hingga ke ujung timur Indonesia, dari Aceh dan Papua.

“Setelah 12 tahun, akhirnya musim ini mewakili wajah sepak bola Indonesia karena inilah sekarang ada Aceh sampai Papua,” kata Direktur PT LIB, Mayjen TNI (Purn) Cucu Somantri.

Pada Liga 1 musim lalu, peserta paling barat adalah Semen Padang. Namun, tim itu terdegradasi dan digantikan Persiraja Banda Aceh yang promosi ke Liga 1.

“Untuk itu, kami akan berusaha membuat kompetisi tahun ini semarak, kompetitif, dan menghibur dibandingkan sebelumnya,” ujar dia.

Baca juga: Shopee Resmi Kembali Jadi Sponsor Liga 1 2020

Cucu Somantri menilai semaraknya kompetisi juga dilihat dari pengaturan jadwal yang lebih baik.

Pada musim lalu, kompetisi digelar hanya dalam tempo 221 hari. 

Sementara itu, kompetisi Liga 1 musim ini akan digelar selama 246 hari.

“Artinya, lebih lama dibanding musim lalu. Tim akan memiliki recovery time mencapai 4,78 hari tiap pekannya. Sementara itu, 2019 lalu, recovery time rata-rata hanya sebesar 4,68 hari,” ucapnya.

Dengan fakta demikian, Cucu Somantri optimistis, klub bisa lebih fokus dan maksimal untuk menjaga persaingan antar tim.

Baca juga: Daftar Sementara Wasit dan Asisten Wasit untuk Liga 1 2020

“Fakta dan fenomena 2018 kami harap terulang. Juara dan tiga tim yang terdegradasi, baru ditentukan di pekan terakhir,” tutur dia.

Sementara itu, dia memastikan ada alat tambahan komunikasi bagi wasit untuk membantu kinerja mereka.

Dengan demikian, kompetisi musim ini pun bisa berjalan fair dan wasit bisa bersikap tegas dalam mengambil keputusan demi menyukseskan Liga 1 2020.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X