Pernah Main di Inter Milan, Hakan Sukur Kini Jadi Sopir Taksi Uber

Kompas.com - 14/01/2020, 05:07 WIB
Penyerang tim nasional Turki, Hakan Sukur, saat tampil pada laga Piala Dunia 2002 melawan Korea Selatan di Stadion Daegu World Cup, 29 Juni 2002. AFO/JACQUES DEMARTHONPenyerang tim nasional Turki, Hakan Sukur, saat tampil pada laga Piala Dunia 2002 melawan Korea Selatan di Stadion Daegu World Cup, 29 Juni 2002.

KOMPAS.com - Mantan pemain Inter Milan dan Galatasaray yang berjaya pada era 90 hingga 2000-an, Hakan Sukur, mengaku kini hanya berprofesi sebagai sopir taksi Uber.

Hakan Sukur sendiri dikenal sebagai salah satu pemain Turki fenomenal lantaran pernah membawa tim nasional negara itu ke posisi ketiga Piala Dunia 2002.

Ia juga menjadi andalan klub Galatasaray pada beberapa periode, serta pernah mencicipi atmosfer Liga Italia bersama Torino dan Inter Milan.

Baca juga: Klasemen Liga Italia, Ronaldo dkk Bawa Juventus Geser Inter Milan

Namun, setelah pensiun dari sepak bola, hidup Hakan Sukur kini berubah drastis.

Pria yang kini berusia 48 tahun itu memang pernah memasuki dunia politik dan terpilih menjadi anggota parlemen di Turki.

Akan tetapi, pada tahun 2011, persoalan menimpa Hakan Sukur. Ia berselisih dengan Presiden Turki, Recep Erdogan.

Tak sampai di situ, Hakan Sukur dan banyak orang lainnya dituduh berpartisipasi dalam kudeta yang gagal sehingga ia terpaksa angkat kaki ke pengasingan.

"Saya tidak punya apa-apa lagi. Erdogan mengambil segalanya; hak saya untuk kebebasan, kebebasan berekspresi, dan hak untuk bekerja," kata Hakan Sukur kepada surat kabar Jerman, Welt am Sonntag.

"Sepertinya tidak ada yang bisa menjelaskan apa peran saya dalam kudeta ini. Saya tidak pernah melakukan sesuatu yang ilegal. Saya bukan pengkhianat atau teroris."

Hakan Sukur melanjutkan, setelah dianggap sebagai musuh pemerintah, dia kerap menerima ancaman.

Kehidupan Hakan Sukur dan keluarganya di Turki pun terganggu.

"Toko istri saya diserang, anak-anak saya dilecehkan, ayah saya dipenjara, dan semua aset saya disita," ujar Hakan Sukur.

Kini, Hakan Sukur tinggal di Amerika Serikat. Di Negeri Paman Sam itu, ia mengelola sebuah kafe di kota California.

Kehidupannya di California tak lantas berjalan mulus, karena ada saja orang yang mengganggu kegiatannya di sana.

"Orang-orang aneh terus datang ke bar. Sekarang, saya mengemudi untuk Uber dan menjual buku," ucap Hakan Sukur.

Sebagai pesepak bola asal Turki, Hakan Sukur memiliki karier yang terbilang luar biasa.

Bersama Galatasaray, pemain yang berposisi sebagai penyerang itu sukses meraih delapan gelar juara liga.

Ia juga menjadi bagian kesuksesan Galatasaray kala menjuarai Piala UEFA (sekarang Europa League) pada musim 1999-2000.

Di Italia, Hakan Sukur tercatat pernah memperkuat Torino, Parma, dan Inter Milan. Lalu ia turut mencicipi atmosfer Liga Inggris bersama Blackburn Rovers.

Baca juga: Berita Transfer, Inter Milan Sudah Ajukan Tawaran Untuk Eriksen

Kariernya sebagai pemain profesional berakhir pada 2008 di Galatasaray.

Sampai saat ini, Hakan Sukur masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Turki dengan torehan 249 gol.

Hakan Sukur juga menjadi pemain Turki dengan jumlah gol terbanyak di ajang Liga Champions, yakni 22 gol.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

FC Koeln Vs Bayern Muenchen, Dwigol Gnabry Bawa Die Roten Menang 4-1

FC Koeln Vs Bayern Muenchen, Dwigol Gnabry Bawa Die Roten Menang 4-1

Bundesliga
Erling Braut Haaland Sabet Dua Penghargaan di Bundesliga

Erling Braut Haaland Sabet Dua Penghargaan di Bundesliga

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Hummels Puji Pertahanan Kokoh Die Borussen

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Hummels Puji Pertahanan Kokoh Die Borussen

Bundesliga
7 Fakta Menarik dari Laga Bundesliga, Dortmund Vs Eintracht Frankfurt

7 Fakta Menarik dari Laga Bundesliga, Dortmund Vs Eintracht Frankfurt

Bundesliga
Haaland Geram Dicap Pemain Serakah karena Tolak Man United dan Pilih Dortmund

Haaland Geram Dicap Pemain Serakah karena Tolak Man United dan Pilih Dortmund

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Lukasz Piszczek Pencetak Gol Tertua Kedua di Bundesliga

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Lukasz Piszczek Pencetak Gol Tertua Kedua di Bundesliga

Bundesliga
Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Erling Haaland Kembali Cetak Gol

Dortmund Vs Eintracht Frankfurt, Erling Haaland Kembali Cetak Gol

Bundesliga
Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Persaingan Klub Papan Atas Bundesliga

Jadwal Liga Jerman Pekan Ini, Persaingan Klub Papan Atas Bundesliga

Bundesliga
Bayern Muenchen Vs Leipzig, Nagelsmann Sebut Timnya Seharusnya Bisa Menang

Bayern Muenchen Vs Leipzig, Nagelsmann Sebut Timnya Seharusnya Bisa Menang

Bundesliga
Bayern Muenchen Vs Leipzig, Die Roten Puas Meski Bermain Imbang

Bayern Muenchen Vs Leipzig, Die Roten Puas Meski Bermain Imbang

Bundesliga
Highlight Bayern Muenchen Vs RB Leipzig, Tak Ada Pemenang di Allianz Arena

Highlight Bayern Muenchen Vs RB Leipzig, Tak Ada Pemenang di Allianz Arena

Bundesliga
Ketika Keluarga Menjadi Pendukung Setia Para Pesepak Bola Bundesliga

Ketika Keluarga Menjadi Pendukung Setia Para Pesepak Bola Bundesliga

Bundesliga
Ditahan Leipzig, Bayern Muenchen Tetap Pimpin Klasemen Liga Jerman

Ditahan Leipzig, Bayern Muenchen Tetap Pimpin Klasemen Liga Jerman

Bundesliga
Hasil Bayern Muenchen Vs Leipzig - Berjalan Sengit, Laga Berakhir Tanpa Gol

Hasil Bayern Muenchen Vs Leipzig - Berjalan Sengit, Laga Berakhir Tanpa Gol

Bundesliga
Bayern Muenchen Vs Leipzig, Persaingan Gelar Masih Terbuka

Bayern Muenchen Vs Leipzig, Persaingan Gelar Masih Terbuka

Bundesliga
komentar di artikel lainnya
Close Ads X