PSSI Hormati Sikap Fakhri Husaini Tolak Jadi Asisten Shin Tae-yong

Kompas.com - 11/01/2020, 18:20 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini saat press conference sebelum melawan Iran. PSSIPelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini saat press conference sebelum melawan Iran.

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menghormati keputusan pelatih Fakhri Husaini yang menolak jabatan asisten Shin Tae-yong di timnas Indonesia.

Menurut Mochamad Iriawan, semua pelatih punya hak menerima ataupun menolak tawaran dari PSSI untuk masuk dalam jajaran pelatih di timnas Indonesia.

Untuk itu, Mochammad Iriawan merasa tidak masalah dengan keputusan Fakhri Husaini.

"Kami hormati karena Fakhri Husaini mungkin ada pekerjaan yang lebih besar. Itu hak pribadi dan kami tidak bisa memaksakan," kata Mochamad Iriawan.

"Selamat untuk coach Fakhri yang punya jabatan lebih mumpuni di Pupuk Kaltim. Ada pelatih lain yang sudah bergabung. Kami sangat menghormati keputusan Fakhri Husaini," ujar Mochamad Iriawan.

Baca juga: Episode PSSI Vs Fakhri Husaini dalam Drama Shin Tae-yong

Sebenarnya, PSSI masih ingin bekerja sama dengan Fakhri Husaini. Namun, Fakhri memutuskan untuk menolak dengan berbagai alasan.

Pertama, Fakhri merasa tidak dihargai oleh PSSI.

Fakhri menilai PSSI tidak punya iktikad baik untuk menyelesaikan polemik kontrak sebagai pelatih timnas U-19 Indonesia yang habis akhir 2019 lalu.

Fakhri kecewa karena nasibnya digantung oleh petinggi PSSI yang tidak mau menemuinya langsung untuk membahas kejelasan kontrak.

Kedua, Fakhri juga menilai jabatan asisten pelatih timnas U-19 Indonesia di bawah komando Shin Tae-yong kurang menantang.

Fakhri merasa pengorbanan dirinya selama ini tidak sebanding jika hanya menjadi asisten pelatih.

Fakhri juga mengkritik PSSI yang cenderung menomorduakan pelatih lokal.

Baca juga: Gong Oh-kyun, Pelatih Timnas U-19 Pengganti Fakhri Husaini

Pada akhirnya, PSSI sudah memutuskan jajaran pelatih timnas Indonesia berbagai jenjang di bawah komando Shin Tae-yong.

Posisi Fakhri di timans U-19 Indonesia digantikan oleh pelatih asal Korea Selatan, Gong Oh-kyun.

Gong Oh-kyun akan didampingi oleh Nova Arianto yang naik dari asisten pelatih timnas U-16 Indonesia.

Gong Oh-kyun sendiri adalah asisten pelatih timnas U-20 Korea Selatan ketika menjadi runner up Piala Dunia U-19 2020.

Sementara itu, timnas U-23 Indonesia masih dipegang oleh Indra Sjafri. Mantan pelatih Bali United itu juga ditemani oleh staf Shin Tae-yong dari Korea Selatan, Kim Woo Jae.

Tidak hanya U-23, Indra Sjafri juga ditugasi membantu Shin Tae-yong di timnas senior Indonesia bersama pelatih kiper, Kim Hae-woon.

Adapun pelatih timnas U-16 Indonesia masih dipegang oleh Bima Sakti. Semua timnas Indonesia usia muda ini akan diawasi langsung oleh Shin Tae-yong yang menjadi manajer.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X