Kata Greysia/Apriyani Usai Terhenti di Semifinal Malaysia Masters 2020

Kompas.com - 11/01/2020, 17:30 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Jepang, Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi pada pertandngan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019). Greysia Polii dan Apriyani Rahayu melaju ke babak final setelah mengalahkan ganda putri Jepang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOGanda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu bertanding melawan ganda putri Jepang, Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi pada pertandngan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (26/1/2019). Greysia Polii dan Apriyani Rahayu melaju ke babak final setelah mengalahkan ganda putri Jepang.

KOMPAS.com - Langkah ganda putri Indonesia, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, terhenti pada babak semifinal Malaysia Masters 2020.

Mereka kandas dari wakil asal China, Li Wen Mei/Zheng Yu, dengan duel sengit hingga babak ketiga.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Sabtu (11/1/2020), Greysia/Apriyani kalah dengan skor 19-21, 21-18, dan 19-21.

Pertandingan pun berdurasi selama 85 menit lantaran aksi kejar-mengejar poin kerap terjadi dari gim pertama hingga babak ketiga atau rubber game.

Durasi 85 menit tersebut juga menjadi pertandingan paling lama dalam ajang Malaysia Masters 2020.

Baca juga: Hasil Malaysia Masters 2020, Hafiz/Gloria Terhenti di Semifinal

Tak heran, pemenang ditentukan oleh mereka yang memiliki stamina lebih kuat, mental, dan tingkat konsentrasi yang tinggi.

Seperti halnya pada babak ketiga, tepatnya saat Greysia/Apriyani yang sudah tertinggal 17-20, mulai mendekat 19-20 guna mencari deuce.

Sayangnya, satu pengembalian Greysia yang gagal melewati net membuat Li/Zheng mengakhiri permainan.

"Tadi sempat genting, kami harus lebih berani, lebih ngadu, tetapi kali ini kami kalah dari segi ngadunya," kata Greysia dikutip Badminton Indonesia.

Baca juga: Malaysia Masters 2020, Greysia/Apriyani Gagal ke Final

"Poinnya itu, kami sudah leading, mati sendiri dengan mudah, mereka mengejar dan kami jadi ragu-ragu," kata dia.

Greysia juga mengungkapkan bahwa dia dan rekannya sudah tampil ngotot untuk membuat jarak.

Nyatanya, lawan tetap bisa mengatasi permainan Greysia/Apriyani dan dibantu dengan sedikit keberuntungan.

"Kami sih enggak mau kalah, mau menang. Konsistennya yang harus dijaga, pikirannya. Sudah game ketiga kan capek, mental terkuras, mereka pun begitu," kata Greysia.

"Namun, kami ngasih bola ke mereka yang gampang dikembalikan, ini jadi evaluasi untuk kami. Kami terima dulu saja kekalahan ini," tutur pebulu tangkis berusia 32 tahun itu menambahkan.

Baca juga: Malaysia Masters 2020, Cerita Fajar/Rian yang Tersusul Minions di Gim Ke-3

Sementara kompatriotnya, Apriyani, tak ingin kehilangan asa menatap turnamen berikutnya.

Meski gagal mencapai raihan musim lalu sebagai runner-up Malaysia Masters 2020, Apriyani tetap bersyukur.

"Dari hari pertama main di turnamen ini, kami selalu mau nunjukin yang terbaik, tidak ada yang salah dengan hari ini. Bagaimana pun juga kami sudah mengeluarkan kemampuan kami," kata Apriyani.

"Sekarang terima dulu kekalahan ini dan fokus lagi untuk Indonesia Masters minggu depan," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X