Kompas.com - 11/01/2020, 16:20 WIB
Li Yonghong (tengah) saat pengumuman akuisisi AC Milan dari Silvio Berlusconi, 2017 silam. AFP/Miguel MedinaLi Yonghong (tengah) saat pengumuman akuisisi AC Milan dari Silvio Berlusconi, 2017 silam.

David menjelaskan mengapa kabar bangkrut karena tidak bisa membayar utang adalah sebuah kepalsuan. Dia menyebut tak ada pernyataan sama sekali dari Yonghong Li.

"Kami punya banyak alasan mengapa tetap diam. Salah satunya, kami tidak percaya pada siapa pun, termasuk media," ungkap David dikutip Forbes.

"Saya tidak ingin jurnalis menyesatkan atau salah paham apa yang saya katakan. Berita utama bisa menjadi kebenaran, dan orang meyakini itu tanpa peduli benar atau tidak. Jadi saya memilih untuk tidak berbicara," tandas dia.

Pada Oktober lalu, Ivan Gazidis sempat berbicara dalam sebuah wawancara menyatakan bahwa tanpa Elliott, AC Milan bisa saja turun kasta.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia, AC Milan Tertarik Datangkan Bek Chelsea

"Kami mewarisi klub yang berisiko bangkrut dan bisa jatuh ke Serie B seperti Parma dan Fiorentina," kata Ivan Gazidis.

"Kami menemukan utang yang membuat kami keluar dari kompetisi. Kami harus menghadapi banyak kesulitan, itu tidak bisa disangkal," tandas mantan CEO Arsenal tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X