Kalah Antiklimaks dari Minions di Malaysia Masters, Juara SEA Games Disentil Media Lokal

Kompas.com - 10/01/2020, 22:40 WIB
Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik (kanan), beraksi pada laga Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, pada 19 Mei 2019. AFP/WANG ZHAOPasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik (kanan), beraksi pada laga Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, pada 19 Mei 2019.

KOMPAS.com - Pasangan ganda putra andalan Malaysia, Aaron Chia/ Soh Wooi Yik, tak berdaya saat bersua duet andalan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Malaysia Masters 2020, Kamis (9/1/2020).

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memutar balik prediksi sebelum laga yang mengatakan bahwa Aaron Chia/Soh Wooi Yik bakal menghadirkan perlawanan ketat pada laga babak kedua turnamen Malaysia Masters 2020 yang bergulir di Axiata Arena tersebut.

Marcus/Kevin ternyata hanya membutuhkan 26 menit untuk menyudahi perlawanan juara SEA Games 2019 ini dengan skor 21-15, 21-11. 

Kemenangan pasangan yang akrab dengan julukan Minions tersebut merupakan salah satu yang tercepat pada hari itu.

Baca juga: Malaysia Masters 2020, Fajar/Rian Singkirkan Marcus/Kevin dan Lolos Semifinal

Media Malaysia, The Star, menyentil kekalahan wakil mereka tersebut sebagai duel "antiklimaks, tak berimbang, dan tak menginspirasi sama sekali."

Hasil tersebut sekaligus menjadi kekalahan terburuk Aaron/Soh kontra Minions dari empat pertemuan sejauh ini.

"Saya pikir kami bisa memberi mereka perlawanan lebih," tutur Wooi Yik di The Star.

"Kami kecewa bukan hanya karena kalah tetapi kami juga tak bisa memainkan strategi sama sekali."

Baca juga: Malaysia Masters 2020, Kekalahan Jonatan Christie dan Keraguan di Momen Krusial

"Mereka sangat bagus sehingga dapat mengatasi angin di lapangan dengan sangat mudah," tuturnya lagi.

Ia pun mengakui bahwa masih banyak yang harus mereka kejar dari pasangan terbaik dunia tersebut.

"Kami harus bisa belajar menjadi konsisten seperti mereka, bagaimana mereka bisa memberikan yang terbaik dalam setiap laga," lanjut Aaron.

"Kami sama sekali belum mendekati mereka. Oleh karena itu mereka adalah juara beruntun."

Kekalahan di turnamen BWF Super 500 ini menjadi modal buruk bagi pasangan nomor satu Malaysia tersebut jelang turnamen Asian Team Championship di Singapura bulan depan dan Thomas Cup di Denmark pada Mei 2020.

Marcus/Kevin sendiri langsung gugur di semifinal setelah kalah dari rekan senegara mereka, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dengan skor 19-21, 21-17, 21-23 pada laga yang berdurasi 47 menit, Jumat (10/1/2020).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X