Lee Zii Jia Bicara Tekanan Emas SEA Games dan Kemenangan Perdana Atas Antonsen

Kompas.com - 08/01/2020, 23:00 WIB
Pebulu tangkis Malaysia, Lee Zii Jia, beraksi pada laga kontra Kento Momota di Kejuaraan Dunia BWF 2019 di Basel, Swiss, pada 23 Agustus 2019. AFP/FABRICE COFFRINIPebulu tangkis Malaysia, Lee Zii Jia, beraksi pada laga kontra Kento Momota di Kejuaraan Dunia BWF 2019 di Basel, Swiss, pada 23 Agustus 2019.

KOMPAS.com - Pemain tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, mengatakan bahwa ia sempat merasakan tekanan saat menghadapi peringkat keempat dunia, Anders Antonsen, pada babak pertama Malaysia Masters 2020, Rabu (8/1/2020).

Lee Zii Jia secara mengejutkan berhasil menumbangkan Anders Antonsen 14-21, 21-15-21-8 untuk melaju ke babak kedua turnamen yang diadakan di Arena Axiata Bukit Jalil tersebut.

Pebulu tangkis berusia 21 tahun tersebut memang sempat tertinggal 14-21 pada gim pertama sebelum bangkit pada dua gim berikutnya.

Kemenangan atas Antonsen tersebut merupakan yang pertama bagi Zii Jia setelah ia kalah dua kali pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Baca juga: Malaysia Masters 2020, Nyaris Kalah, Jonatan Akui Kesulitan Ubah Strategi

Seusai laga, ia mengatakan terima kasih atas  suporter yang memberinya sokongan hingga akhir duel.

"Saya perlu berterima kasih kepada para pendukung yang hadir karena mereka memberikan sokongan biar pun saya tidak bermain bagus pada set pertama," tuturnya seperti dikutip oleh Berita Harian.

Lee Zii Jia mengatakan keberhasilannya mengalahkan Loh Kean Yew (Singapura) pada final SEA Games 2019 memberikan tekanan ekstra kepada pebulu tangkis muda tersebut.

"Set pertama saya agak tertekan karena ini adalah kejuaraan pertama saya tahun ini dan pertandingan pertama. Terlebih, tekanan bertambah setelah saya memenangi medali emas di SEA Games tahun lalu," tuturnya algi.

Baca juga: Apa Motivasi Jesse Lingard Bekerja Sama dengan Mino Raiola?

"Mujur set kedua saya dapat bermain dengan mengikuti arahan pelatih dan saya lebih tenang," lanjut pebulu tangkis kelahiran Kedah, Malaysia.

Lee mengatakan bahwa ia juga senang dapat melakukan beberapa pukulan mematikan yang membakar semangat para penonton lokal.

"Saya anggap itu pukulan-pukulan bertuah. Pukulan itu sedikit banyak meningkatkan lagi tahap keyakinan saya pada fase pertandingan itu," tuturnya lagi.

Pebulu tangkis ranking ke-14 dunia ini akan berhadapan dengan Sameer Verma dari India pada babak berikutnya, Kamis (9/1/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X