Alasan Persebaya Surabaya Rekrut Patrich Wanggai

Kompas.com - 08/01/2020, 17:20 WIB
Pemain baru Persebaya Surabaya, Patrich Wanggai untuk musim 2020 yang baru diperkenalkan pada hari Selasa (07/01/2019) siang. Instagram Persebaya SurabayaPemain baru Persebaya Surabaya, Patrich Wanggai untuk musim 2020 yang baru diperkenalkan pada hari Selasa (07/01/2019) siang.
|

KOMPAS.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengungkapkan alasannya memboyong Patrich Wanggai dari Kalteng Putra.

Persebaya Surabaya terus berbenah menyambut musim kompetisi Liga 1 2020.

Beberapa pemain yang tidak "nyetel" musim lalu diizinkan pergi untuk mencari petualangan baru.

Sebagai gantinya, Persebaya merekrut beberapa pemain pada bursa transfer musim ini.

Tiga pemain lokal telah didatangkan. Mereka adalah Bayu Nugroho (eks PSIS Semarang), Ricky Kambuaya (eks PSS Sleman), dan Arif Satria (eks Persela Lamongan).

Baca juga: Ada Ibrahimovic di Persebaya

Terkini, Persebaya memperkenalkan dua pemain, yaitu Patrich Wanggai dan Mahmoud Eid.

Kedatangan Mahmoud Eid tidak menjadi persoalan. Namun, berbeda dengan Patrich Wanggai.

Sejumlah pertanyaan ramai di media sosial terhadap bergabungnya Patrich Wanggai.

Wajar saja, Wanggai yang berposisi sebagai striker justru menjadi langganan dihukum wasit saat Liga 1 2019.

Sembilan kartu kuning dan satu kartu merah telah diterima Wanggai saat membela Kalteng Putra di Liga 1 2019.

Namun, rupanya pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, memiliki alasan tersendiri dalam kehadiran sosok eks penyeran timnas U-23 Indonesia tersebut.

Baca juga: Aji Santoso Yakin Patrich Wanggai Akan Jadi Anak Baik di Persebaya

"Beberapa hari yang lalu saya mendata semua striker lokal yang ada," ucap Aji Santoso dikutip BolaSport.com dari Tribun Jabar.

"Dari semua data yang ada, saya menjatuhkan pilihan pada Patrich Wanggai karena saya lihat masih sangat layak untuk musim depan," katanya.

Menurut Aji Santoso, kehadiran Wanggai di skuad Bajul Ijo bisa menambah stok penyerang.

Seperti diketahui, Persebaya saat ini baru memiliki David da Silva yang bisa mengisi posisi striker.

Padahal, Persebaya Surabaya tidak hanya akan turun pada gelaran Liga 1 2020 saja, melainkan ada empat kompetisi lain yang bakal diikuti oleh Hansamu Yama dkk musim ini.

Baca juga: Bursa Transfer Liga 1, Patrich Wanggai Akui Negosiasi dengan Persebaya Tak Rumit

Keempat kompetisi tersebut adalah Piala Presiden, Piala Indonesia, ASEAN Club Championship 2020, serta Piala AFC 2020 jika Bali United lolos ke Liga Champions Asia 2020.

"Karena sampai saat ini kami hanya mempunyai striker David, tidak ada cadangan lagi," ujar Aji Santoso.

Aji menilai bahwa Patrich Wanggai masih produktif di lini depan, meski tidak lagi muda.

Mantan pemain Persib Bandung itu tampil sebanyak 27 kali di Liga 1 2019 bersama Kalteng Putra.

Meski tak mampu menyelamatkan Laskar Isen Mulang dari degradasi, setidaknya Wanggai berhasil menyumbangkan tujuh gol dan tiga assist.

"Saya sudah memikirkan dengan matang menjatuhkan pilihan pada Patrich Wanggai," ucap Aji Santoso.

Baca juga: Patrich Wanggai: Kalteng Putra Sudah Berjuang dan Hasil Cukup Maksimal

"Kehadiran Patrich Wanggai akan lebih bagus untuk persaingan dan rotasi," ujarnya.

"Tidak mungkin David akan selalu main sebagai starter dalam 34 laga (Liga 1 2020), atau kompetisi lain," tuturnya.

Kehadiran Patrich Wanggai kembali menunjukkan bahwa Persebaya tak bisa lepas dari peran pemain asal Papua.

Musim sebelumnya, Persebaya juga menggunakan jasa pemain-pemain asal Papua, seperti Osvaldo Haay, Elisa Basna, hingga Ruben Sanadi. (Hugo Hardianto Wijaya).



Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

West Ham Vs Man United, Kans Setan Merah Ulangi Rekor 35 Tahun Silam

West Ham Vs Man United, Kans Setan Merah Ulangi Rekor 35 Tahun Silam

Liga Inggris
Cadiz Vs Barcelona, Lionel Messi Bidik Korban Ke-38

Cadiz Vs Barcelona, Lionel Messi Bidik Korban Ke-38

Liga Spanyol
Cadiz CF di Liga Spanyol: Melempem di Kandang, Cukup Perkasa Saat Tandang...

Cadiz CF di Liga Spanyol: Melempem di Kandang, Cukup Perkasa Saat Tandang...

Liga Spanyol
Bayern Vs Leipzig - Bisa Ambil Posisi Puncak, Die Roten Bullen?

Bayern Vs Leipzig - Bisa Ambil Posisi Puncak, Die Roten Bullen?

Bundesliga
Piala Dunia Antarklub, Format Baru Masih Dalam Agenda

Piala Dunia Antarklub, Format Baru Masih Dalam Agenda

Sports
Link Live Streaming Chelsea Vs Leeds United, Fakta Menarik Kedua Tim

Link Live Streaming Chelsea Vs Leeds United, Fakta Menarik Kedua Tim

Liga Inggris
Ole Gunnar Solskjaer: Man United adalah Tim Paling Konsisten

Ole Gunnar Solskjaer: Man United adalah Tim Paling Konsisten

Sports
Cadiz Vs Barcelona, Pelatih Submarino Pamer Resep Kalahkan Blaugrana

Cadiz Vs Barcelona, Pelatih Submarino Pamer Resep Kalahkan Blaugrana

Liga Spanyol
YouTuber Jake Paul Ingin Permalukan Conor McGregor di Ring Tinju

YouTuber Jake Paul Ingin Permalukan Conor McGregor di Ring Tinju

Sports
5 Fakta Menarik Jelang Derby della Molle Juventus Vs Torino, Bianconeri Dominan

5 Fakta Menarik Jelang Derby della Molle Juventus Vs Torino, Bianconeri Dominan

Liga Italia
Owen Roddy Sebut McGregor Bak Seorang Pembunuh Jelang Duel dengan Poirier

Owen Roddy Sebut McGregor Bak Seorang Pembunuh Jelang Duel dengan Poirier

Sports
West Ham Vs Man United, The Hammers Punya 3 Modal untuk 'Sakiti' Setan Merah

West Ham Vs Man United, The Hammers Punya 3 Modal untuk "Sakiti" Setan Merah

Liga Inggris
Sempat Diolok Pakai Lagu Oasis, Lampard Tetap Bergairah Hadapi Laga Chelsea Vs Leeds United

Sempat Diolok Pakai Lagu Oasis, Lampard Tetap Bergairah Hadapi Laga Chelsea Vs Leeds United

Liga Inggris
Piala Dunia Antarklub, Format Lama Masih Belum Usang

Piala Dunia Antarklub, Format Lama Masih Belum Usang

Internasional
Meski Sudah Dijamin, Solskjaer Masih Takut Dipecat Man United

Meski Sudah Dijamin, Solskjaer Masih Takut Dipecat Man United

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X