Nasibnya Digantung, Fakhri Husaini Kecewa dengan PSSI

Kompas.com - 07/01/2020, 17:34 WIB
Pelatih tim nasional Indonesia, Fakhri Husaini. Dok. PSSIPelatih tim nasional Indonesia, Fakhri Husaini.

KOMPAS.com - Fakhri Husaini menilai PSSI tidak punya itikad baik terkait dengan kelanjutan kontraknya sebagai pelatih timnas U-19 Indonesia.

Seusai membawa Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2020, Fakhri Husaini masih belum mendapat kejelasan dari PSSI terkait kontraknya yang habis pada akhir 2019 lalu.

Menurut Fakhri, dirinya sebenarnya sudah bertemu Direktur Teknik PSSI, Danurwindo.

Namun, Fakhri mengaku kecewa karena hasil pertemuan dengan Danurwindo tetap tidak ada kejelasan.

Tidak hanya itu, Fakhri juga kecewa karena tidak ada petinggi PSSI yang langsung menemuinya untuk membicarakan kontrak.

"Danurwindo mengatakan saya masih diinginkan PSSI. Tetapi, posisi saya belum jelas karena Shin Tae-yong diberi tugas melatih tiga timnas," kata Fakhri Husaini yang dikutip dari BolaSport.com.

"Kenapa malah mengirim Danurwindo? Kenapa saya tidak diundang ke kantor PSSI, padahal saya di Jakarta. Menurut saya PSSI tidak punya itikad baik," ujar Fakhri menambahkan.

Baca juga: Iwan Bule Sebut Fakhri Husaini Berpeluang Besar Dipertahankan

Lebih lanjut, Fakhri berharap polemik ini akan segera berakhir dengan kejelasan meski akan memakan waktu yang lama.

"Belum ada resminya dari PSSI, saya tidak tahu. Biasanya, kalau saya memang selalu lama dengan PSSI," kata Fakhri Husaini.

"Kemarin ingat penunjukkan coach Indra Sjafri (timnas U-23 Indonesia), Simon McMenemy ( timnas Indonesia)? Nama saya baru diputuskan di akhir-akhir (sebagai pelatih timnas U-19 Indonesia)," ujar dia menambahkan.

Halaman:


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Shakhtar Donetsk Vs Basel, Catatan Duel Terakhir pada 12 Tahun lalu

Shakhtar Donetsk Vs Basel, Catatan Duel Terakhir pada 12 Tahun lalu

Liga Lain
Kostas Tsimikas Pindah ke Liverpool karena Dorongan Sang Kakak

Kostas Tsimikas Pindah ke Liverpool karena Dorongan Sang Kakak

Liga Inggris
Inter Milan Terancam Kehilangan Alexis Sanchez pada Semifinal Liga Europa

Inter Milan Terancam Kehilangan Alexis Sanchez pada Semifinal Liga Europa

Sports
Presiden UFC Beri Lampu Hijau, Duel Ulang McGregor Vs Mayweather Segera Terwujud?

Presiden UFC Beri Lampu Hijau, Duel Ulang McGregor Vs Mayweather Segera Terwujud?

Sports
Diisukan Jadi Pelatih Persik, Budi Sudarsono Beri Tanggapan

Diisukan Jadi Pelatih Persik, Budi Sudarsono Beri Tanggapan

Liga Indonesia
Barcelona Vs Bayern, 7 Pemain yang Pernah Berkostum untuk Kedua Tim

Barcelona Vs Bayern, 7 Pemain yang Pernah Berkostum untuk Kedua Tim

Liga Champions
Mantan Pemain Persib, Atep, Maju di Bursa Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung

Mantan Pemain Persib, Atep, Maju di Bursa Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung

Liga Indonesia
Jelang Atalanta Vs PSG, Ini Pemain yang Paling Diwaspadai Thomas Tuchel

Jelang Atalanta Vs PSG, Ini Pemain yang Paling Diwaspadai Thomas Tuchel

Sports
Pelaku Ilegal Streaming Hukuman 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Pelaku Ilegal Streaming Hukuman 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Liga Indonesia
Kalah dari Man United, Kapten Copenhagen Tetap Berterima Kasih kepada Solskjaer

Kalah dari Man United, Kapten Copenhagen Tetap Berterima Kasih kepada Solskjaer

Sports
LIB Gelar Rapat Virtual dengan Klub Bahas Persiapan Liga 2, Begini Respons Dua Klub

LIB Gelar Rapat Virtual dengan Klub Bahas Persiapan Liga 2, Begini Respons Dua Klub

Liga Indonesia
Komentar Valentino Rossi soal GP Portugal Jadi Seri Penutup MotoGP 2020

Komentar Valentino Rossi soal GP Portugal Jadi Seri Penutup MotoGP 2020

Motogp
Alasan Robert Alberts Bertahan di Persib meski Gaji Dipangkas 50 Persen

Alasan Robert Alberts Bertahan di Persib meski Gaji Dipangkas 50 Persen

Liga Indonesia
Bek Persib Menyayangkan Penghapusan Degradasi di Kompetisi

Bek Persib Menyayangkan Penghapusan Degradasi di Kompetisi

Liga Indonesia
Resmi, Edson Tavares Mundur dari Kursi Pelatih Borneo FC

Resmi, Edson Tavares Mundur dari Kursi Pelatih Borneo FC

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X