Madura United Pastikan Tak Ada Nama Baru di Posisi Kiper

Kompas.com - 06/01/2020, 15:40 WIB
Penjaga gawang Madura United, Muhammad Ridho. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPenjaga gawang Madura United, Muhammad Ridho.

KOMPAS.com - Madura United di bawah kepemimpinan pelatih Rahmad Darmawan masih mempercayakan posisi penjaga gawang kepada keempat nama yang tersedia.

Nama-nama yang dimaksud adalah Muhammad Ridho Djazulie, Satria Tama Hardianto, Muhammad Ridwan, dan Fawaid Ansory.

Hal tersebut diumumkan oleh pihak menajemen klub melalui salah satu unggahannya di situs resmi Madura United, Senin (6/1/2020) siang WIB.

Dilansir dari situs resmi klub berjuluk Laskar Sape Kerrab itu, langkah yang diambil untuk mempertahankan empat nama tersebut merupakan hasil diskusi dari jajaran pelatih.

Keempat nama yang dipertahankan dinilai memiliki andil besar terhadap hasil yang mampu diraih Madura United selama gelaran musim kompetisi 2019.

Baca juga: Persiapan Hampir Final, Madura United Mulai Siapkan Program Latihan

Klub dengan warna kebesaran merah-putih itu berhasil keluar sebagai peringkat ketiga bersama di ajang Piala Indonesia dan Piala Presiden 2019.

Sementara pada gelaran Liga 1 2019, Madura United finis di peringkat ke-5 klasemen dengan raihan 53 poin.

Alberto Goncalves cs hanya terpaut satu poin dari penghuni peringkat kedua klasemen, Persebaya Surabaya.

Pada musim yang sama, Madura United tercatat memiliki jumlah kebobolan sebanyak 44 kali.

Hasil itu sekaligus membawa Madura United sebagai tim ke-9 dengan junmlah gol terbanyak.

Baca juga: 23 Pemain Sudah Diikat Madura United Untuk Musim 2020

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X