Jelang Malaysia Masters 2020, Pelatih Evaluasi 2 Ganda Campuran Indonesia

Kompas.com - 06/01/2020, 08:40 WIB
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat beraksi melawan pebulu tangkis Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie final bulu tangkis perorangan SEA Games 2019, di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (9/12/2019). Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil menyumbang medali emas, mengalahkan pebulu tangkis Malaysia dengan skor 21-19, 19-21, 22-20. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti saat beraksi melawan pebulu tangkis Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie final bulu tangkis perorangan SEA Games 2019, di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, Senin (9/12/2019). Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berhasil menyumbang medali emas, mengalahkan pebulu tangkis Malaysia dengan skor 21-19, 19-21, 22-20.

KOMPAS.com - Jelang Malaysia Masters 2020, tim pelatih mengungkapkan kelebihan dan kekurangan dari dua pasangan ganda campuran andalan Indonesia.

Kedua pasangan yang dimaksud adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Evaluasi dari tim kepelatihan untuk kedua pasangan tersebut diungkapkan oleh Nova Widianto, selaku asisten pelatih sektor ganda campuran Indonesia.

Dalam evaluasinya, Nova mengatakan bahwa penampilan kedua pasangan itu sepanjang tahun 2019 terbilang cukup baik, meski berada pada masa transisi era kejayaan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

"Evaluasi 2019 untuk dibilang bagus, tidak. Kalau dibilang jelek banget juga tidak. Saya pernah bilang kalau sekarang masa transisi Owi/Butet (Tontowi/Liliyana)," ucap Nova yang dikutip dari Bolasport.

Baca juga: 7 Wakil Indonesia Jadi Unggulan pada Malaysia Masters 2020

Selama mengikuti kompetisi di tahun 2019, salah satu pasangan, yakni Praveen/Melati, sukses menembus partai puncak sebanyak enam kali.

Dalam enam kali final, Praveen/Melati berhasil merengkuh dua gelar juara, di antaranya adalah Denmark Open dan French Open 2019.

"Praveen/Melati bisa dibilang baru setahun dipasangkan. Mereka bisa masuk enam kali final, dua kali juara turnamen BWF World Tour, termasuk SEA Games 2019," ucap Nova.

"Jadi, malah saya bilang masih lumayan ya masa transisi kami. Mencari sosok itu tidak gampang. Tetapi, masih banyak kekurangan. Semoga pada 2020, kami bisa lebih stabil," tuturnya menambahkan.

Namun di balik itu, Nova melihat pencapaian pasangan yang saat ini mengisi peringkat ke-5 BWF tersebut, justru kerap menjadi 'bumerang' pada beberapa kejuaraan lainnya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Kompetisi Terhenti, BWF Resmi Bekukan Ranking Dunia

Badminton
Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi 'Bencana'

Direktur Lazio: Membatalkan Serie A akan Menjadi "Bencana"

Sports
Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Ikuti Langkah Barcelona, Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain

Sports
Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Hasil Tes Swab Keluar, Pelatih Tunggal Putra Dinyatakan Negatif Covid-19

Badminton
Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Alasan Presiden Barcelona Potong Gaji Lionel Messi dkk 70 Persen

Sports
Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Lelang Jersey dan Sepatu Riko Simanjuntak, Persija Raup Rp 5,1 Juta

Liga Indonesia
Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Debut Angga Saputra sebagai Kiper Persebaya Tertunda karena Virus Corona

Liga Indonesia
Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Akibat Virus Corona, Pengumuman Manager Baru Persik Kediri Ditunda

Liga Indonesia
Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Pemain Liga 2 Bersyukur Masih Terima Gaji di Tengah Pandemi Covid-19

Liga Indonesia
Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Dendi Santoso dan Pengalamannya Jalani Latihan Online bersama Arema FC

Liga Indonesia
Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Triyaningsih Tak Akan Lupa Totalitas dan Perhatian Bob Hasan

Sports
Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Pemain Persib Wajib Setor Video Saat Lakoni Latihan Mandiri

Liga Indonesia
Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Pesan Bob Hasan ke Eks Manusia Tercepat Asia Tenggara, Tak Boleh Berpuas Diri

Liga Indonesia
Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Lalu M Zohri: Saya Anggap Bob Hasan sebagai Bapak Sendiri

Sports
Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Kisah Suryo Agung yang Diminta Bob Hasan untuk Catatkan Waktu di Bawah 10,10 Detik

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X