Kompas.com - 05/01/2020, 23:00 WIB
Sejumlah pesepak bola Persik Kediri merayakan gol yang dicetak Sandrian ke gawang Persita Tangerang saat pertandingan Final Liga 2 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (25/11/2019). Persik Kediri menjadi juara Liga 2 2019 setelah berhasil mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFSejumlah pesepak bola Persik Kediri merayakan gol yang dicetak Sandrian ke gawang Persita Tangerang saat pertandingan Final Liga 2 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (25/11/2019). Persik Kediri menjadi juara Liga 2 2019 setelah berhasil mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 3-2.

KOMPAS.com - Persik Kediri memang menyandang status tim promosi dalam ajang Liga 1 2020 nanti.

Akan tetapi, klub berjulukan Macan Putih berkeyakinan tinggi dalam menatap kasta tertinggi Liga Indonesia tersebut.

Sabtu (4/1/2020), Persik Kediri telah meresmikan Joko Susilo sebagai pelatih untuk menangani tim.

Esok harinya, manajemen Persik Kediri mempertahankan 10 pemain mudanya sebagai langkah persiapan.

Baca juga: Takut Fenomena ‘Numpang Lewat’, CEO Persik Pasang Target Realistis

Keputusan tersebut sesuai dengan visi Joko Susilo yang kerap memaksimalkan potensi pemain-pemain muda.

"Dari komposisi pemain, yang kami pertahankan sudah ada 10 pemain. Mereka memang masih muda," kata Manajer Persik, Beny kurniawan, dikutip Surya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akan tetapi, langkah tersebut masih terganjal oleh regulasi operator liga. Hingga kini, regulasi tersebut belum keluar.

Berdasarkan regulasi itu, setiap kontestan Liga 1 tahun lalu diwajibkan mendaftarkan sebanyak tujuh pemain U-23.

Sementara itu untuk musim ini, belum ada aturan yang pasti.

Baca juga: Alasan Persik Kediri Angkat Joko Susilo Jadi Pelatih

"Belum tahu soal regulasinya nanti, apakah masih tetap dengan tujuh pemain U-23 atau tidak," kata Beny.

"Tetapi yang pasti, 10 pemain telah kami pastikan bertahan untuk musim depan," tandas dia.

Joko Susilo mengaku sudah memiliki kerangka tersendiri untuk mengasah pemain muda Macan Putih.

"Gambaran tim Persik bakal diisi oleh pemain-pemain muda yang berprestasi menjadi juara di Liga 2. Ada tambahan pemain dengan filosofi dan karakter yang sama," ungkap Joko Susilo.

Baca juga: Joko Susilo Respon Kabar Bakal Melatih Persik Kediri

Sedangkan pengisian pemain asing akan disesuaikan dengan karakter materi pemain Persik.

"Sudah ada gambaran, sekarang masih dalam proses nanti pengurus yang menyampaikan," ujar pria yang akrab disapa Gethuk tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Sports
Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Sports
Profil Renshi Yamaguchi, 'Si Tukang Jagal' Asal Jepang

Profil Renshi Yamaguchi, "Si Tukang Jagal" Asal Jepang

Sports
Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Liga Indonesia
Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Badminton
Permintaan Maaf dan Penjelasan LADI kepada Seluruh Rakyat Indonesia

Permintaan Maaf dan Penjelasan LADI kepada Seluruh Rakyat Indonesia

Badminton
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, LADI Diminta Selesaikan Tanggung Jawab dengan WADA

Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, LADI Diminta Selesaikan Tanggung Jawab dengan WADA

Badminton
Catatan Skor Indonesia Saat Juara Piala Thomas, Akrab dengan Kemenangan Telak

Catatan Skor Indonesia Saat Juara Piala Thomas, Akrab dengan Kemenangan Telak

Sports
Jadwal Liga 2 2021-2022

Jadwal Liga 2 2021-2022

Sports
Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Badminton
Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Liga Indonesia
Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Sports
Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Badminton
Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.