Tontowi Ahmad Rela Tak ke Olimpiade demi Berduet dengan Apriyani

Kompas.com - 04/01/2020, 14:40 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Winny Oktavina Kandow saat melawan ganda campuran Malaysia, Goh Liu Ying dan Chan Peng Soon pada babak perempat final turnamen bulu tangkis Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019). KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNGPasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Winny Oktavina Kandow saat melawan ganda campuran Malaysia, Goh Liu Ying dan Chan Peng Soon pada babak perempat final turnamen bulu tangkis Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, rela melepas peluang tampil ke Olimpiade Tokyo 2020 untuk berganti tandem mulai tahun ini.

Tontowi Ahmad memutuskan tidak meneruskan kerja sama dengan Winny Oktavina Kandow sejak tampil bersama pada Spain Masters 2019, Februari lalu.

"Kami sudah ngobrol dengan dia. Kalau berganti partner, otomatis peluang Olimpiade tertutup karena tinggal beberapa pertandingan lagi pada kualifikasi dan sangat mustahil," kata Asisten pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, ditemui BolaSport.com di pelatnas Cipayung, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

"Itu sudah keputusan bersama. Tontowi sudah merasa dan Winny tidak bisa tampil maksimal. Jadi, sama-sama tidak bisa ke level atas," ucap Nova.

Menurut Nova, Tontowi tidak bisa tampil seperti yang dia mau selama 2019.

Baca juga: Dua Detail Penting Kedatangan Takumi Minamino ke Liverpool

"Saya lihat mereka tidak klop. Tetapi, ada faktor non teknis. Winny belum bisa menerima tantangan," ujar Nova.

"Mentalnya dia masih pemain muda. Seharusnya begitu berpartner dengan Tontowi harus siap menerima tantangan itu," ucap Nova.

Baca juga: Mulai 2020, Apriyani Rahayu Dipasangkan dengan Tontowi Ahmad

Nova mengatakan bahwa Tontowi tidak puas dengan pencapaian turnamen selama 2019 yang kerap hanya berada posisi delapan besar.

"Kalau buat Winny, mungkin dia puas delapan besar karena masih muda. Untuk Tontowi pasti tidak puas dengan capaian delapan besar, semifinal cuma sekali, selebihnya 16 besar. Tontowi kelasnya sudah beda dan itu tidak ditemukan dalam diri Winny."

"Winny mungkin santai saja, kalau Tontowi secara tekanan tidak siap. Jadi, tidak keluar permainanya dan Tontowi sudah sadar. Karena itu, kami putuskan untuk ganti pasangan dengan konsekuensi tidak ke Olimpiade dan dia sudah siap," kata Nova.

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, setelah memastikan diri meraih medali emas SEA Games 2019 dari cabang olahraga bulu tangkis, Senin 9 November 2019.DOK/ Badminton Indonesia Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, setelah memastikan diri meraih medali emas SEA Games 2019 dari cabang olahraga bulu tangkis, Senin 9 November 2019.

Halaman:


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X