Kompas.com - 04/01/2020, 10:20 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Irfan Jaya. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persebaya Surabaya, Irfan Jaya.

BANTAENG, KOMPAS.com - Penyerang sayap Irfan Jaya memilih tetap setia di Persebaya Surabaya pada musim 2020. Keputusan bertahan di Persebaya, menurut pengakuan Irfan Jaya, bukan karena materi atau nilai kontrak.

Irfan Jaya sudah membela Persebaya sejak 2017, ketika tim masih bermain di Liga 2.

Irfan Jaya menjadi Pemain Terbaik Liga 2 2017 kala membawa Persebaya juara sekaligus promosi ke Liga 1.

Prestasi sang penyerang sayap makin menanjak tiap tahun.

Baca juga: Kompetisi Belum Dimulai, Persebaya Punya Jadwal Padat Selama Januari

 

Tahun lalu, dia mencetak delapan gol dari 27 laga di Liga 1 2019. Pemain berusia 23 tahun tersebut juga mulai dilirik membela Timnas Indonesia di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Saya bertahan bukan karena materi tetapi karena kenyamanan di tim Persebaya. Sudah tiga tahun jadi saya sudah tau bagaimana situasi di dalam tim," kata Irfan Jaya kepada KOMPAS.com.

Menurut pemain kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan, itu salah satu hal yang menonjol dari tim Persebaya yakni rasa kekeluargaan dalam tim. Suasana ini yang membuatnya sangat betah.

Selain itu, suporter menjadi tambahan alasan mengapa dia bertahan di Persebaya.

"Bonek yang selalu support saya," kata pemain yang sudah mencetak dua gol di Timnas Indonesia tersebut.

Baca juga: Persebaya Surabaya Pertahankan 6 Pemain Lokal, Termasuk Irfan Jaya

Pada musim keempatnya di Persebaya, Irfan Jaya siap untuk tantangan yang lebih berat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X