Dekade 2010-2019, Penurunan Drastis Prestasi Sepak Bola Indonesia

Kompas.com - 03/01/2020, 09:00 WIB
Pesepak bola timnas Indonesia, Alberto Goncalves melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Tim nasional Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia dengan skor 2-3. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPesepak bola timnas Indonesia, Alberto Goncalves melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Tim nasional Indonesia menelan kekalahan dari Malaysia dengan skor 2-3.
Penulis Alsadad Rudi
|

Padahal, pada dekade 2000-2009, timnas Indonesia selalu tampil di Piala Asia, masing-masing pada edisi tahun 2000, 2004, dan saat menjadi tuan rumah bersama Thailand, Vietnam, dan Malaysia pada 2007.

Sepanjang keikutsertaan di Piala Asia, timnas Indonesia tidak pernah lolos dari fase grup.

4. Level Liga

Penurunan level Liga Indonesia bisa terlihat dari koefisien AFC dan jumlah slot wakil klub di kompetisi klub paling bergengsi, yakni Liga Champions Asia.

Setelah 2011, tercatat tak ada lagi klub Indonesia yang pernah berlaga di fase grup Liga Champions Asia.

Arema tercatat menjadi klub Indonesia yang terakhir mewakili Indonesia di fase grup.

Pada tahun 2011, Arema bisa lolos langsung karena Indonesia masih mendapat satu slot di fase grup.

Pada 2012, Indonesia sudah kehilangan slot lolos langsung di fase grup. Pada tahun tersebut, Persipura Jayapura sempat tampil di babak play-off sebelum dikandaskan wakil Austria, Adelaide United.

Pada 2018 dan 2019, Indonesia hanya mendapat satu slot, itu pun di babak kualifikasi tahap satu.

Pemain, official dan manajemen Bali United merayakan juara Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (22/12/2019) malam.KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Pemain, official dan manajemen Bali United merayakan juara Liga 1 2019 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (22/12/2019) malam.

Baca juga: Suporter Brutal, Jadwal Liga Berantakan, Timnas Babak Belur

Artinya, juara Indonesia harus melalui tiga tahap untuk mencapai fase grup, yang masing-masing tahap satu, tahap dua, dan play-off.

Padahal, pada dekade sebelumnya, Indonesia sempat rutin mendapat dua slot lolos langsung di fase grup, seperti pada edisi 2004, 2005, 2006, dan 2007.

Pada 2009 hingga 2011, Indonesia masih mendapat satu slot langsung di fase grup walaupun jumlahnya menjadi hanya tinggal satu klub.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X