Liga Inggris Sulit, Liga Champions Dinilai Akan Jadi Fokus Guardiola

Kompas.com - 31/12/2019, 15:40 WIB
Manajer Spanyol Manchester City Pep Guardiola memberi isyarat pada touchline selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Chelsea Manajer Spanyol Manchester City Pep Guardiola memberi isyarat pada touchline selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester City dan Chelsea

KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dinilai akan mengalihkan fokus membawa timnya juara Liga Champions daripada Liga Inggris musim ini.

Hal itu diungkapkan mantan anak asuh Guardiola di Barcelona, Xavi Hernandez. Menurut Xavi, Guardiola adalah orang yang sangat kompetitif.

Untuk itu, Xavi menilai Guardiola akan lebih memprioritaskan Liga Champions dibanding Liga Inggris yang

"Guardiola adalah seorang pemenang. Dia akan sangat realistis. Dia pasti sadar peluang untuk mempertahankan gelar Liga Inggris tiga tahun beruntun sangat sulit musim ini," kata Xavi dikutip dari situs web Goal.

"Dengan cara berpikir seperti itu, saya pikir Guardiola akan lebih memprioritaskan Liga Champions musim ini," ujar Xavi menambahkan.

Di Liga Inggris, Man City memang tertinggal cukup jauh dari Liverpool yang tampil sangat mendominasi.

Baca juga: Pep Guardiola Bosan Ditanya soal Liverpool dan Gelar Liga Inggris

Hingga pekan ke-20, Liverpool masih belum terkalahkan dan sukses mengemas 55 poin.

Liverpool kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 14 angka dari Man City di urutan ketiga.

Jarak itu bisa bertambah lebar hingga 17 poin karena Liverpool baru bermain 19 kali.

Fakta inilah yang membuat Xavi yakin Guardiola akan melepas Liga Inggris untuk fokus ke Liga Champions.

"Guardiola pasti ingin mendapatkan semua trofi yang bisa diraih dalam satu musim. Namun, jika Anda bertanya ke Guardiola awal musim ini, saya yakin dia hanya ingin Liga Champions," kata Xavi.

"Dia sudah memenangi seluruh trofi di Inggris dengan Man City. Guardiola juga pasti tahu gelar Liga Champions akan membuat Man City berada di jajaran tim elite Eropa," ujar Xavi menambahkan.

Gelar Liga Champions memang sangat dirindukan oleh Guardiola maupun Man City.

Guardiola tercatat sudah delapan tahun tidak lagi merasakan nikmatnya mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Terakhir kali Guardiola juara Liga Champions adalah tahun 2011 saat masih melatih Xavi di Barcelona.

Baca juga: Pep Guardiola Bicara Masa Depan Manchester City di Eropa

Setelah itu, prestasi terbaik Guardiola hanyalah mencapai babak semifinal bersama Bayern Muenchen tiga kali dan Barcelona (1).

Bersama Man City, Guardiola hanya bisa mengantar sampai babak perempat final pada tahun 2018 dan 2019.

Man City sendiri sepanjang sejarah belum pernah meraih gelar Liga Champions. Total tiga pelatih termasuk Guardiola sudah dicoba Man City sejak 2011 atau ketika sudah mulai tampil reguler di Liga Champions. 

Hasilnya, pretasi terbaik Man City hanya sekali mencapai babak semifinal pada musim 2015-2016.

Saat itu, Man City asuhan Manuel Pellegrino gagal ke final setelah disingkirkan Real Madrid dengan agregat (0-1).

Man City dan Real Madrid akan kembali bertemu di babak 16 besar Liga Champions musim ini.



Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X