Arteta Tempatkan Ljungberg di Tribune pada Laga Arsenal Vs Chelsea

Kompas.com - 30/12/2019, 19:00 WIB
Per Mertesacker dan Freddie Ljungberg mendampingi The Gunners pada laga Norwich City vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Carrow Road, 1 Desember 2019. AFP/LINDSEY PARNABYPer Mertesacker dan Freddie Ljungberg mendampingi The Gunners pada laga Norwich City vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Carrow Road, 1 Desember 2019.

KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, meminta secara khusus asistennya, Freddie Ljungberg, untuk duduk di tribune Director Box pada laga Arsenal vs Chelsea, Minggu (29/12/2019).

Normalnya, seorang asisten duduk di sebelah pelatih utama dalam sebuah pertandingan.

Namun, Arteta mempunyai alasan tersendiri mengapa ia menempatkan Ljungberg di tribune Director Box.

"Ya, saya ingin dia (Ljungberg) memiliki penglihatan berbeda dari kami dan melakukan komunikasi dengan orang-orang di bangku cadangan sepanjang pertandingan," ucap Arteta, dikutip dari Metro.

Baca juga: Kalah dari Chelsea di Emirates, Arsenal Ulangi Catatan Buruk 1959

"Ini penting bahwa dia melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda pada saat ini," katanya melanjutkan.

Namun demikian, Arteta belum berencana untuk terus menempatkan Ljungberg di tribune pada laga-laga selanjutnya.

Ljungberg merupakan satu-satunya asisten pelatih The Gunners - julukan Arsenal - yang duduk di tribune Director Box pada laga Arsenal vs Chelsea.

Sementara itu, dua asisten lainnya, Albert Stuivenberg dan Steve Round, terlihat duduk di bangku cadangan di samping Arteta.

Adapun laga Arsenal vs Chelsea itu berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan The Blues - julukan Chelsea.

Baca juga: Arsenal Vs Chelsea, Lecutan di Ruang Ganti Jadi Kunci Sukses The Blues

Mikel Arteta belum mampu menghadirkan kemenangan bagi The Gunners sejak ia ditunjuk menjadi pelatih Arsenal, 20 Desember lalu.

Sebelumnya, Arteta hanya membawa Arsenal bermain imbang kontra tuan rumah Bournemouth pada pekan ke-19.

Selain itu, kekalahan dari Chelsea ini membuat mereka selalu tumbang dalam empat laga kandang terakhir di semua ajang.

Arsenal masing-masing kalah dari Eintracht Frankfurt (Liga Champions), Brighton and Hove Albion (Liga Inggris), Manchester City (Liga Inggris), dan yang terakhir Chelsea (Liga Inggris) di Stadion Emirates.

Catatan buruk ini ternyata mengulangi rekor Arsenal pada 1959.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X