Erling Haaland, Pengidola Zlatan Ibrahimovic dan Dikagumi Juergen Klopp

Kompas.com - 30/12/2019, 17:00 WIB
Erling Braut Haaland resmi berseragam Borussia Dortmund Instagram Borussia DortmundErling Braut Haaland resmi berseragam Borussia Dortmund

Bersama timnas U20 Norwegia pun, Haaland tak kalah moncer. Dia mampu mencetak 9 gol ke gawang Honduras.

Tak heran jika Sepatu Emas datang kepadanya. Erling Haaland pun kemudian mendapatkan kesempatan debut untuk timnas senior Norwegia pada September 2019.

Haaland bahkan mendeskripsikan dirinya sebagai "pemburu besar yang suka mencetak gol".

Pemain kelahiran 21 Juli 2000 ini juga menjadikan Zlatan Ibrahimovic sebagai idola masa kecilnya. Lebih dari itu, Haaland kerap membandingkan dia dengan mantan kapten timnas Swedia tersebut.

Melihat posturnya, Haaland dan Ibrahimovic tak jauh berbeda. Mulai dari tinggi badan, hidung mancungnya, hingga sorot mata tajamnya.

Baca juga: Ole Tanggapi isu Erling Braut Haaland Hadiri Pertemuan di Manchester

"Anda dapat mengambil banyak hal dari Zlatan, terutama aspek mental," katanya seperti dikutip situs resmi RB Salzburg.

"Dia (Ibrahimovic) ditunjukkan di setiap klub bahwa dia yang terbaik. Itu benar-benar membuatku terkesan. Itu juga tujuanku!" tandas dia.

Ketajaman dan kepiawaian Erling Haaland di atas rumput hijau turut mengundang komentar pelatih asal Jerman, Juergen Klopp, yang kini menangani Liverpool.

"Dia berusia 19 tahun, seorang pemain luar biasa. Bakatnya sangat besar, telenta besar dengan masa depan yang indah, 100 persen," kata Klopp dikutip situs resmi Bundesliga.

Senada dengan Klopp, Direktur olahraga Dortmund, Michael Zorc, juga percaya dengan bakat alami besar Haaland.

Baca juga: AC Milan Ikut Berburu Erling Braut Haaland

"Dia adalah penyerang yang ambisius, atletis fisik bagus dengan teruji dalam mencetak gol. Semoga dia memiliki karier besar di depannya," ungkap Michael Zorc.

Sementara itu, mantan pelatih Haaland di Bryne FK, Alf Ingve Berntsen, menceritakan hal unik yang ada dalam diri Haaland.

"Dia sering tinggal lebih lama dengan sekelompok pemain berbakat lainnya untuk terus berlatih. Mereka sering bermain di luar hari pertandingan sepak bola," kata Alf Ingve Berntsen.

"Dia hanya melakukannya karena dia punya keinginan kuat untuk mencapai puncak. Meski begitu, dia bocah sangat lucu, lelaki yang membuat orang lain tertawa dengan humor uniknya di ruang ganti," tandas dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Bundesliga
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X