Kompas.com - 30/12/2019, 09:20 WIB
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus dan penyerang Persija, Marko Simic. DOK. PERSIJA JAKARTACEO Persija Jakarta, Ferry Paulus dan penyerang Persija, Marko Simic.

KOMPAS.com - Pentas Liga 1 2019 telah rampung. Bursa transfer pun mulai memanas.

Klub-klub Liga 1 2019 sudah memulai gerak-geriknya untuk mendapatkan pemain incaran.

Bahkan, Bali United sudah mendapat tiga pemain anyar mereka guna mempersiapkan lebih dini di pentas Liga Champions Asia.

Mereka di antaranya eks gelandang Persib Bandung, Hariono, bek sayap Gavin Kwan Adsit, dan kiper Nadeo Argawinata.

Namun, tak satupun dari mereka yang menyebutkan soal harga.

Baca juga: Bali United Bagai Miniatur Timnas Usai Gavin-Hariono-Nadeo Bergabung

Berdasarkan data dari Transfermarkt, ketiganya tidak masuk dalam daftar 10 pemain mahal Liga 1 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir dari BolaSport, setidaknya ada 10 pemain Liga 1 yang telah memiliki nilai pasar melebihi Rp 7 milyar.

Meski begitu, tidak satu pun dari 10 pemain itu yang merupakan pemain asli Indonesia.

Gelandang jangkar Bali United, Brwa Nouri, menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di Liga 1.

Pemain berkebangsaan Iran itu menjadi memiliki nilai jual sebesar 600 ribu euro atau setara dengan Rp 9,2 miliar.

Baca juga: Persib Juara Liga 1 Putri 2019, Sejarah Baru Terukir

Nilai itu mengalami penurunan 50 ribu euro atau sekitar Rp 800 juta dari harga sebelumnya.

Pemain Persija Jakarta yang baru saja memperbarui kontrak selama tiga tahun, Marko Simic, menyusul di posisi kedua.

Striker asal Kroasia itu menjadi pemain termahal kedua dengan nilai pasar sebesar 550 ribu euro atau senilai Rp 8,5 miliar.

Nilai Simic meningkat tajam dari 350 ribu euro karena penampilannya yang impresif di Liga 1 2019.

Makan Konate, Ezechiel N'Douassel, Jaimerson Xavier, Nick Kuipers, dan Alexandre Luiz Reame berturut-turut menempati peringkat ketiga hingga ketujuh.

Mereka berlima memiliki nilai pasar yang sama yakni 475 ribu euro atau setara dengan Rp 7,5 miliar.

Baca juga: Bursa Transfer Liga 1, Persija Jakarta Resmi Melepas Xandao

Penurunan nilai paling jauh dialami oleh Alexandre Luiz Reame atau akrab disapa Xandao, sebelumnya memiliki harga 700 ribu euro atau senilai Rp 11 miliar.

Xandao memang tampil kurang memuaskan ketika mengenakan seragam Persija Jakarta sejak putaran kedua Liga 1 2019.

Dari 19 penampilan yang dijalaninya bersama Macan Kemayoran, Xandao hanya mampu melesakkan tiga gol saja.

Hasil itu membuat pihak manajemen akhirnya tidak memperpanjang kontraknya di Persija.

Posisi kedelapan hingga ke-10 ditempati oleh Marc Klok, Rafael da Silva, dan Willian Pacheco.

Baca juga: Presiden Borneo FC Bahas Biaya Transfer Nadeo Argawinata ke Bali United

Keempat pemain tersebut memiliki nilai 450 ribu euro atau sama dengan Rp 7,1 miliar.

Rafael da Silva menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan nilai pasar yakni sebesar 50 ribu euro dari sebelumnya 500 ribu euro. (Hugo Hardianto Wijaya)

Berikut daftar 10 pemain Liga 1 2019 dengan tarif termahal di Indonesia:

- Brwa Nouri (Bali United) Rp 9,2 M
- Marko Simic (Persija Jakarta) Rp 8,5 M
- Makan Konate (Arema FC) Rp 7,5 M
- Ezechiel N'Douassel (Persib Bandung) Rp 7,5 M
- Jaimerson Xavier (Madura United) Rp 7,5 M
- Nick Kuipers (Persib Bandung) Rp 7,5 M
- Alexandre Luiz Reame (Persija Jakarta) Rp 7,5 M
- Marc Klok (PSM Makassar) Rp 7,1 M
- Rafael fa Silva (Barito Putera) Rp 7,1 M
- Willian Pacheco (Bali United) Rp 7,1 M



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.