5 Penyebab Dipecatnya Manuel Pellegrini dari West Ham

Kompas.com - 30/12/2019, 08:40 WIB
Manuel Pellegrini memberi instruksi kepada anak-anak asuhnya pada pertandingan West Ham United vs Liverpool di Stadion London, 4 Februari 2019. AFP/GLYN KIRKManuel Pellegrini memberi instruksi kepada anak-anak asuhnya pada pertandingan West Ham United vs Liverpool di Stadion London, 4 Februari 2019.

KOMPAS.com - Manuel Pellegrini resmi dipecat dari kursi kepelatihan West Ham United, sesaat setelah menderita kekalahan dari Leicester City, Minggu (29/12/2019) dini hari WIB.

Dilansir dari BBC, David Sullivan selaku presiden klub mengambil keputusan tersebut guna menyelamatkan West Ham dari ancaman degradasi.

"Dengan sangat kecewa kami harus mengambil keputusan ini (memecat Pellegrini)," kata Sullivan.

"Sudah sangat jelas bahwa perubahan harus segera dilakukan untuk mengembalikan West Ham ke jalur yang benar sesuai dengan ambisi kami," tutur Sullivan menambahkan.

Baca juga: Resmi, West Ham United Pecat Manuel Pellegrini

Saat ini, klub berjuluk The Hammers tersebut memang berada di bawah bayang-bayang zona degradasi Liga Inggris.

Hingga pekan ke-20, West Ham hanya mampu mengumpulkan 19 poin dari 19 laga.

Namun, apakah hasil tersebut seutuhnya menjadi kesalahan Pellegrini selaku pelatih kepala?

Dilansir dari Sky Sports, berikut lima hal yang menjadi pemantik dipecatnya Pellegrini dari kursi kepelatihan West Ham:

1. Lukasz Fabianski tumbang, krisis kiper mulai melanda

Fabianski merupakan pilihan utama Pellegrini untuk mengawal gawang tim asuhannya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X