Kompas.com - 29/12/2019, 21:00 WIB
Liverpools German manager Jurgen Klopp (R) gestures with Liverpools English midfielder Jordan Henderson at the final whistle during the English Premier League football match between Liverpool and Watford at Anfield in Liverpool, north west England on December 14, 2019. (Photo by Paul ELLIS / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. / AFP/PAUL ELLISLiverpools German manager Jurgen Klopp (R) gestures with Liverpools English midfielder Jordan Henderson at the final whistle during the English Premier League football match between Liverpool and Watford at Anfield in Liverpool, north west England on December 14, 2019. (Photo by Paul ELLIS / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, memiliki cara tersendiri untuk menghadapi tekanan kepada timnya.

Alih-alih melawan, Klopp lebih memilih untuk mengambil sisi positif dari semua tekanan dari berbagai pihak.

Hasilnya, tiga trofi internasional mulai dari Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub sukses digenggam oleh tim berjuluk The Reds tersebut.

"Saya tidak bodoh dan kami tahu apa yang kami hadapi dalam periode khusus. Ini adalah ujian besar, besar," ucap Juergen Klopp yang dikutip situs resmi klub.

Baca juga: Liverpool Vs Wolves, Tim Tamu Berharap Beri Laga Kandang Buruk bagi The Reds

Begitu juga jadwal padat di Liga Inggris seusai Liverpool bermain di partai puncak Piala Dunia Antarklub.

Sadio Mane dkk tak memiliki banyak waktu untuk istirahat atau berleha-leha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah tiba dari Qatar, The Reds langsung disambut dua laga keras di Liga Inggris kontra Leicester City dan Wolves.

Dalam tembok pertama kontra Leicester, Liverpool berhasil menang besar 4-0 di King Power Stadium, Kamis (26/12/2019) atau Jumat dini hari WIB.

Kali ini, skuad asuhan Juergen Klopp harus melewat rintangan sulit satu lagi sebelum mendapat istirahat empat hari, yakni menjamu Wolves di Anfield Stadium, Minggu (29/12/2019).

Baca juga: Jelang Liverpool Vs Wolves, Klopp Waspadai Adama Traore

"Ambisi kami (di Liga Inggris) adalah menjadi tim yang paling sukses di dalamnya dan itu berarti bangkit untuk menghadapi setiap tantangan," tutur Klopp.

"Ini adalah hadiah untuk melihat tekanan yang kami hadapi secara positif, bukan negatif."

"Jordan Henderson banyak berbicara tentang hal ini musim lalu dan dia benar. Ganti istilah tekanan menjadi peluang," kata dia.

Disinggung soal Wolves, Klopp memandang penuh optimistis tanpa meremehkan klub berstatus tim promosi tersebut.

Baca juga: Klopp Akui Betapa Pentingnya Kehadiran Roberto Firmino di Liverpool

"Malam ini kami menghadapi lawan yang sangat kuat," kata Klopp singkat.

"Saya benar-benar berpikir itu berpotensi menjadi pertandingan sepak bola yang luar biasa bagi mereka yang menyukai permainan spesial kami."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Liverpool
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.