Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meski Bermain Saat Lawan Bournemouth, Xhaka Tetap Ingin Pergi dari Arsenal

Kompas.com - 27/12/2019, 14:35 WIB
Farahdilla Puspa,
Tri Indriawati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mikel Arteta menepati janjinya untuk memainkan Granit Xhaka sebagai starter di laga Bournemouth vs Arsenal yang berlangsung pada pekan Boxing Day, Kamis (26/12/2019).

Meski kembali termasuk ke dalam Starting IX kala melawan Bournemouth, pemain asal Swiss tersebut memutuskan tetap ingin pergi dari Arsenal.

Dilansir dari Metro, agen Xhaka, Jose Noguera mengatakan bahwa mantan pemain Borussia Monchengladbach itu ingin pindah ke klub Bundesliga, Hertha Berlin.

Akan tetapi, Noguera juga menjelaskan bahwa manajemen Hertha Berlin belum mencapai kesepakatan dengan Arsenal.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Granit Xhaka Segera Pergi dari Arsenal

"Dengar, saya akan mengatakannya dengan jujur bahwa kami setuju dengan Hertha BSC dan Xhaka ingin pergi ke Berlin," kata Noguera seperti dilansir dari Metro.

"Kami telah memberi tahu Raul Sanllehi (Bos Arsenal) dan direktur olahraga Edu Gaspar, serta pelatih baru Mikel Arteta," lanjutnya.

Noguera menambahkan bahwa Arsenal sudah menjalani negosiasi dengan Hertha BSC, tetapi belum mencapai kesepakatan karena masih ada beberapa hal yang perlu dibahas lagi.

"Arsenal sudah diinformasikan sejauh mana negosiasi berjalan. Ini hanya tentang biaya transfer antara kedua klub," lanjut Noguera.

Hertha BSC diketahui telah menawar Granit Xhaka sebesar 21,3 juta pound atau sekitar 386 miliar rupiah ke Arsenal.

Adapun Arsenal menghabiskan dana 30 juta pound untuk mengontrak Xhaka dari Borussia Monchengladback pada 2016 lalu.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Granit Xhaka memang menunjukkan sinyal ingin hengkang dari The Gunners.

Kegerahan sang pemain terjadi menyusul beberapa kejadian yang pernah menimpa dirinya saat dia dihujat habis-habisan oleh penggemar Arsenal.

Pengalaman kurang menyenangkan bagi Xhaka itu mencapai puncaknya pada laga Arsenal kontra Crystal Palace di Liga Inggris pada 27 Oktober 2019 lalu.

Baca juga: Gantikan Xhaka, Aubameyang Ditunjuk Emery Jadi Kapten Baru Arsenal

Xhaka dihujat mayoritas pendukung The Gunners di Stadion Emirates seusai ditarik keluar. 

Xhaka kemudian memberi gestur kurang pantas saat mendapat cemoohan dari pendukung tim berjuluk The Gunners saat keluar lapangan.

Gelandang asal Swiss itu memancing emosi fans dengan menaruh tangan di dekat telinganya seakan mengisyaratkan tak mendengar apa yang diteriakkan oleh suporter Arsenal.

Akibatnya, tugas Xhaka sebagai kapten digantikan oleh Pierre-Emerick Aubameyang oleh Unai Emery untuk menghindari polemik antara Xhaka dan penggemar The Gunners. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

6 Tahun Kolaborasi EVOS dan Pop Mie, Tingkatkan Talenta Esport Indonesia

Sports
Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Persebaya Vs Bali United, Teco Minta Bali Kerja Keras

Liga Indonesia
Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Arsenal Vs Chelsea, Arteta Salut dengan Pochettino

Liga Inggris
Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com