Kompas.com - 26/12/2019, 15:40 WIB
Samuel Reimas, kiper kedua Bali United turun dari bis sebelum melawan Madura United pada Pekan 34 Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (22/12/2019) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSamuel Reimas, kiper kedua Bali United turun dari bis sebelum melawan Madura United pada Pekan 34 Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Minggu (22/12/2019) malam.

 KUTA, KOMPAS.com - Samuel Reimas memang bukan pilihan utama di bawah mistar gawang Bali United.

Meski begitu, musim 2019 tetap memberikan kesan yang bagus bagi mantan penjaga gawang Perseru Serui tersebut.

Samuel Reimas hanya memainkan tiga laga saja untuk Bali United.

Ia mendapat kesempatan bermain ketika Bali United sudah memastikan gelar juara Liga 1 2019 dan memberi 'istirahat' pada Wawan Hendrawan.

"Puji Tuhan aku sangat bersyukur ya bisa di beri kesehatan buat terus kejar mimpi aku di sepak bola," ucap Samuel Reimas.

Baca juga: Arema FC Beri Kebebasan kepada Pelatih untuk Pilih Pasukannya

"Pada 2019 ini, saya dikasih kesempatan luar biasa bisa juara di liga dan saya sangat bersyukur atas karunia Tuhan buat saya, walau menit bermain aku minim di sini. Intinya saya bersyukur," ucap Samuel.

Tetapi, di dalam benaknya, jelas terpatri rasa tidak puas karena tidak mendapat kesempatan bermain yang cukup.

Samuel Reimas tertantang untuk bisa membuktikan kualitasnya.

"Saya akan berusaha tahun berikut harus bisa lebih baik dari tahun ini dalam segi kesempatan bermain," kata pemain yang membawa Persebaya Surabaya juara Liga 2 2017 itu.

Meskipun menit bermainnya sedikit, Samuel Reimas sama sekali tidak menyesali keputusannya pindah ke Bali United.

"Klub lain ada juga waktu itu malah bisa deket rumah tetapi mereka kurang serius sih. Jadi, keputusan saya ke Bali United karena lebih serius saja, walau harus jauh dari rumah lagi," kata Samuel.

Kiper kedua Bali United selama Liga 1 2019, Samuel Reimas (kuning).KOMPAS.com/SUCI RAHAYU Kiper kedua Bali United selama Liga 1 2019, Samuel Reimas (kuning).

Lama duduk di bangku cadangan tentu saja tidak mudah bagi Samuel Reimas. Sebab, saat membela Perseru Serui, dia menjadi kiper utama.

Musim 2018 lalu, Samuel Reimas memainkan 25 laga di pentas Liga 1. Jauh lebih banyak dibanding musim ini.

Baca juga: Muhammad Ridho Akui Performanya Turun pada Musim 2019

Perbedaan menit bermain yang jomplang itu tentu berdampak pada kondisi mental Samuel.

Namun, Samuel mengaku selalu berusaha untuk berpikir positif. Dia yakin ketika diberi kesempatan bisa memberi kontribusi.

"Kalau sudah positif pasti mental terjaga dan saya selalu latihan lebih keras lagi agar selalu siap kalau di kasih kesempatan untuk main. Tahun depan saya masih di sini (Bali United)," kata Samuel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.