Man United Telah Kehilangan Jati Diri sebagai Klub Sepak Bola

Kompas.com - 26/12/2019, 00:10 WIB
Jesse Lingard, Paul Pogba, dan Angel Gomes tampak kecewa dengan kekalahan timnya pada laga Manchester United vs Cardiff City di Stadion Old Trafford, 12 Mei 2019. AFP/OLI SCARFFJesse Lingard, Paul Pogba, dan Angel Gomes tampak kecewa dengan kekalahan timnya pada laga Manchester United vs Cardiff City di Stadion Old Trafford, 12 Mei 2019.
|

KOMPAS.com -  Manchester United dinilai telah kehilangan jati dirinya sebagai klub sepak bola.

Sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada 2013 lalu, Manchester United seperti kehilangan nakhoda.

Pergantian pelatih dari David Moyes, Luois Van Gaal, dan Jose Mourinho belum bisa membuat Man United segarang dahulu.

Tercatat, hanya Mourinho yang bisa dikatakan cukup sukses.

Baca juga: Permainan Man United seperti Orang Tua Sedang Bercinta

Manajer asal Portugal itu membawa Setan Merah meraih prestasi di level Eropa dengan menjuarai Liga Europa 2016-2017.

Namun, Mourinho kemudian dipecat pada akhir Desember 2018.

Kini, tongkat kepelatihan Man United berpindah tangan ke Ole Gunnar Solskjaer.

Pada musim pertamanya, Solskjaer hanya mampu membawa Man United finis di peringkat keenam Liga Inggris 2018-2019.

Memasuki musim 2019-2020, rasa optimistis muncul ketika Man United dengan gagahnya mengalahkan Chelsea dengan skor 4-0 pada laga perdana Liga Inggris.

Namun, setelah itu, Man United justru sering kehilangan poin dari tim-tim yang di atas kertas seharusnya bisa dikalahkan.

Baca juga: Dua Pemain Senior Akan Dijual Man United pada Januari 2020

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber GOAL
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X