Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Juventus Vs Lazio, Kemenangan Kedua Elang Ibu Kota Lebih Manis

Kompas.com - 23/12/2019, 23:31 WIB
Mochamad Sadheli ,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Lazio untuk kali kedua berhasil menundukkan klub raksasa Liga Italia, Juventus, dalam kurun satu bulan terakhir.

Pertandingan teranyar Juventus vs Lazio terjadi di King Saud University Stadium, Arab Saudi, Minggu (22/12/2019), dalam partai puncak Piala Super Italia.

Kedua pertemuan tersebut berakhir dengan skor identik 3-1 untuk kemenangan Elang Ibu Kota, julukan Lazio.

Sebelumnya, Lazio dan Juventus bertemu pada pentas Liga Italia pada 8 Desember lalu.

Baca juga: Juventus Vs Lazio, Maurizio Sarri Akui Lazio Lebih Pantas Menang

Dalam kemenangan Lazio pada final Piala Super Italia, gelandang Senad Lulic juga menorehkan prestasi individu.

Pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu menyumbang satu gol pada menit ke-73.

Berkat gol tersebut, dia menjadi satu dari dua pemain dalam sejarah Lazio yang mampu membuat gol dalam final Coppa Italia dan Piala Super Italia.

Pemain pertama yang mencatatkan prestasi tersebut adalah Pavel Nedved.

Walau menyandang torehan apik itu, Senad Lulic lebih menikmati hasil manis dari kemenangan kedua atas Si Nyonya Besar, julukan Juventus.

Baca juga: Kata Simone Inzaghi Setelah Lazio Lagi-lagi Kalahkan Juventus

"Tetapi mengalahkan Juventus lagi, setelah menang melawan mereka di Liga, bahkan lebih manis," kata Lulic dikutip Football Italia.

"Memimpin pertandingan ini menyenangkan, karena kami berasal dari kesuksesan kami di Coppa Italia," tambah dia.

"Gol memang penting, tetapi tim lebih berarti," tandas dia.

Sementara itu di kubu Si Nyonya Besar, Maurizio Sarri mengungkapkan kekecewaannya setelah gagal memberi gelar pertama semenjak ditunjuk menjadi pelatih Juventus.

Baca juga: Hasil Juventus Vs Lazio, Elang Ibu Kota Juara Piala Super Italia 2019

"Kami datang ke permainan ini dengan defisit energi fisik dan mental. Kami memiliki energi yang sedikit dibandingkan mereka. Lazio berada dalam momen kepercayaan total," kata Sarri.

"Kami minta maaf karena kami kehilangan trofi, tetapi kami masih memiliki banyak kompetisi yang dipertaruhkan dalam lima bulan ke depan. Ada kemarahan, tetapi itu tidak bisa menyelesaikan masalah," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persib Bandung Vs Madura United, Rivera Utamakan Kepentingan Tim

Persib Bandung Vs Madura United, Rivera Utamakan Kepentingan Tim

Liga Indonesia
Thiago Motta Pergi dari Bologna, Kans Jadi Pelatih Anyar Juventus

Thiago Motta Pergi dari Bologna, Kans Jadi Pelatih Anyar Juventus

Liga Italia
Hasil Malaysia Masters: 4 Wakil Indonesia ke 8 Besar, Pastikan 1 Tiket Semifinal

Hasil Malaysia Masters: 4 Wakil Indonesia ke 8 Besar, Pastikan 1 Tiket Semifinal

Badminton
Ricky Soebagdja Ungkap Fokus PBSI Jelang Olimpiade 2024

Ricky Soebagdja Ungkap Fokus PBSI Jelang Olimpiade 2024

Badminton
Lewandowski Tak Takut Mbappe Perkuat Madrid, Ingatkan Barcelona

Lewandowski Tak Takut Mbappe Perkuat Madrid, Ingatkan Barcelona

Liga Spanyol
Julen Lopetegui Resmi Gantikan Moyes Jadi Pelatih West Ham United

Julen Lopetegui Resmi Gantikan Moyes Jadi Pelatih West Ham United

Liga Inggris
Alasan Darwin Nunez Hindari Baca Komentar Negatif di Medsos

Alasan Darwin Nunez Hindari Baca Komentar Negatif di Medsos

Liga Inggris
Xabi Alonso Usai Gagal Bawa Leverkusen Juara Liga Europa: Menyakitkan…

Xabi Alonso Usai Gagal Bawa Leverkusen Juara Liga Europa: Menyakitkan…

Liga Indonesia
Cerita Apriyani Nyaris Saling Pukul dengan Fadia, Singgung Kepedulian

Cerita Apriyani Nyaris Saling Pukul dengan Fadia, Singgung Kepedulian

Badminton
Asean Cup 2024: Pandit Vietnam Nilai Sulit Jika Bertemu Timnas Indonesia

Asean Cup 2024: Pandit Vietnam Nilai Sulit Jika Bertemu Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Atalanta Juara Liga Europa, Gelar Pertama Gasperini, Ukir Sejarah di Usia 66 Tahun!

Atalanta Juara Liga Europa, Gelar Pertama Gasperini, Ukir Sejarah di Usia 66 Tahun!

Liga Lain
Jelang Final Championship Series Liga 1, Persib Disanksi Komdis

Jelang Final Championship Series Liga 1, Persib Disanksi Komdis

Liga Indonesia
Hansi Flick Jalin Komunikasi dengan Deco, Sinyal Calon Pengganti Xavi di Barcelona

Hansi Flick Jalin Komunikasi dengan Deco, Sinyal Calon Pengganti Xavi di Barcelona

Liga Spanyol
AC Milan Rilis Jersey Kandang Baru untuk Musim Depan

AC Milan Rilis Jersey Kandang Baru untuk Musim Depan

Liga Italia
Baru Gabung, Kesan Mendoza Langsung Bawa Persib ke Final Championship Series Liga 1

Baru Gabung, Kesan Mendoza Langsung Bawa Persib ke Final Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com