Kompas.com - 22/12/2019, 21:50 WIB

KOMPAS.com - AC Milan mengulang sejarah kelam kalah lima gol tanpa balas yang terjadi pada tahun 1998.

Sejarah itu terulang pada laga pekan ke-17 Liga Italia antara Atalanta vs AC Milan, Minggu (22/12/2019). Bermain di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, AC Milan tak berdaya dan harus kalah telak 0-5.

Menurut catatan Opta, ini adalah kali keempat AC Milan kalah dengan selisih lima gol sepanjang sejarah.

Artinya, hasil melawan Atalanta adalah kekalahan terburuk AC Milan dalam 21 tahun ke belakang.

Terakhir kali AC Milan kalah 0-5 adalah ketika melawan AS Roma pada 3 Mei 1998 lalu.

Pada laga melawan Atalanta, AC Milan tampil sangat buruk karena kalah dalam segala aspek dari Atalanta.

Baca juga: Atalanta Vs AC Milan, Rossoneri Kalah Telak 5 Gol Tanpa Balas

Tidak hanya soal gol, AC Milan juga kalah dari segi penguasaan bola dan jumlah peluang.

AC Milan dengan persentase penguasaan bola sebesar 46 persen hanya bisa menciptakan dua tembakan tepat sasaran.

Menanggapi hal ini, pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengakui timnya layak kalah. Stefano Pioli menilai AC Milan melakukan banyak kesalahan yang mampu dimanfaatkan Atalanta.

"Ini bukan AC Milan. Kami bermain jauh dari standar AC Milan. Kami sebenarnya memulai laga dengan baik. Namun, ketika anda melakukan kesalahan, anda akan sulit berbalik di laga seperti ini," kata Pioli dikutip dari situs web Football Italia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.