Kompas.com - 20/12/2019, 15:00 WIB

KOMPAS.com - Seorang pelatih asal Indonesia yang berkarier di luar negeri, Jantje Metmey, mencatatkan rekor tersendiri dengan meraih treble winner.

Jantje Metmey merupakan pelatih yang menangani klub asal Timor Leste Lalenok FC di Liga Futebol Amadora (LFA) Primeira Divisao.

Pada musim 2019, Jantje Metmey mulai menangani Lalenok United yang merupakan klub promosi Liga Futebol Amadora (LFA) Primeira Divisao.

Meski sekadar tim promosi, Lalenok United mampu tampil fenomenal menjadi juara Liga Futebol Amadora (LFA) Primeira Divisao 2019.

Baca juga: Persebaya Vs Badak Lampung, Bajul Ijo Ingin Happy Ending

Mereka mengunci nilai akhir 30 poin dengan rincian hasil sembilan kemenangan, tiga catatan imbang, dan hanya dua kali tumbang.

Lalenok United pun unggul lima poin atas juara bertahan Boavista pada Liga Futebol Amadora (LFA) Primeira Divisao 2019.

Ini merupakan gelar pertama klub berusia tiga tahun ii di bawah asuhan Jantje Metmey.

Lalu pada Piala Timor Leste atau Taça 12 de Novembro 2019, Lalenok United juga jadi juara.

Baca juga: Hariono Beri Jawaban Singkat soal Pencoretannya dari Persib

Kemudian yang paling anyar, Lalenok United jadi juara pada LFA Super Taça atau Piala Super Timor Leste.

Lalenok United di bawah arahan pelatih kelahiran Ambon yang baru memiliki lisensi C AFC itu pun sukses besar.

"Kami datang sebagai tim promosi, tetapi mampu meraih treble dan ini sangat membanggakan,” ujar Metmey kepada BolaSport.

”Saya datang untuk melatih klub ini sejak 2017 dan grafiknya naik terus.”

Baca juga: Preview Liga Inggris, Chelsea Santapan Favorit Harry Kane

”Kami mulai promosi dari level bawah sekelas Divisi II lalu pada 2018 ke Divisi I dan musim ini pada kompetisi tertinggi dan langsung juara,” ujar eks pelatih PSS Sleman 2010 itu.

Kini, Jantje Metmey bersama Lalenok United sedang bersiap untuk persiapan ke laga kualifikasi putaran kedua Piala AFC 2020.

Lalenok United akan bersua wakil Indonesia, PSM Makassar pada Januari tahun depan.

"Ini sejarah bagi Timor Leste, kami menjadi wakil pertama negara ini pada kompetisi level Asia," ucap Metmey bangga.

Baca juga: Anak Evander Holyfield Mengaku Grogi jika Bertemu Petinju Asia Ini

"Saya optimistis dan menekankan anak-anak untuk main lepas saja tak perlu memikirkan menang serta kalah dulu."

"PSM memang klub besar, tetapi sepak bola itu permainan dan kami tetap punya peluang sama sebelum laga," tutur eks striker Persegres Gresik, Perkesa Mataram, dan Persiba Balikpapan ini. (Estu Santoso)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.