Kompas.com - 19/12/2019, 17:20 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta Bambang Pamungkas (tengah) mengangkat kostum miliknya yang dibingkai usai melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/12/2019). Dalam laga tersebut Bambang Pamungkas mengakhiri karirnya di sepak bola sebagai pemain. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPesepak bola Persija Jakarta Bambang Pamungkas (tengah) mengangkat kostum miliknya yang dibingkai usai melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/12/2019). Dalam laga tersebut Bambang Pamungkas mengakhiri karirnya di sepak bola sebagai pemain.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bambang Pamungkas telah resmi mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Bepe, demikian sapaannya, memutuskan gantung sepatu selang sekitar tujuh tahun setelah memutuskan pensiun dari tim nasional.

Sejak 2012, Bepe memang sudah tidak pernah lagi membela timnas Indonesia. Ia benar-benar hanya fokus membela klub sampai akhirnya memutuskan gantung sepatu.

Berbicara mengenai timnas, Bepe sempat mengutarakan pendapatnya mengenai sulitnya tim Garuda meraih prestasi.

Pada 2013 silam, Bepe sempat menyinggung mengenai kondisi tersebut dalam sebuah tulisan berjudul "Karma Sepak Bola Indonesia".

Tulisannya lebih banyak membahas mengenai terlalu seringnya timnas Indonesia gonta-ganti pelatih.

"Dalam dunia sepakbola profesional, pergantian pelatih secara mendadak bukan menjadi hal yang aneh dan mengagetkan," tulis Bepe di blog pribadinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Berbagai alasan dikemukakan untuk menggusur atau mengangkat seorang pelatih, dari mulai yang wajar, sedikit agak aneh, hingga yang tidak masuk akal. Akan tetapi memang begitulah dinamikanya," ucap dia.

Baca juga: Sisi Lain Bambang Pamungkas, Hobi Ngerujak dan Wisata Kuliner

Menurut Bepe, terlalu seringnya timnas berganti pelatih menjadi faktor yang kerap dilupakan banyak orang.

Pasalnya, saat timnas tidak berprestasi, kebanyakan orang akan langsung menyebut iklim kompetisi di negeri ini yang kurang sehat dan profesional, kurang diperhatiakannya pembinaan usia dini yang berjenjang dan berkesinambungan, hingga amburadulnya sistem organisasi di PSSI.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Top Skor Euro 2020 - Ronaldo Pimpin Persaingan, Lukaku Membayangi

Top Skor Euro 2020 - Ronaldo Pimpin Persaingan, Lukaku Membayangi

Internasional
Profil Karim Benzema, Striker yang Akhiri Puasa Gol Bersama Timnas Perancis

Profil Karim Benzema, Striker yang Akhiri Puasa Gol Bersama Timnas Perancis

Sports
Cetak 109 Gol, Ronaldo Top Skor di Panggung Internasional

Cetak 109 Gol, Ronaldo Top Skor di Panggung Internasional

Internasional
Peringkat 3 Terbaik Euro 2020: Portugal-Ukraina Dapat Jatah, Siapa Tersingkir?

Peringkat 3 Terbaik Euro 2020: Portugal-Ukraina Dapat Jatah, Siapa Tersingkir?

Internasional
Hasil dan Klasemen Grup F Euro 2020: Perancis-Jerman Lolos, Portugal?

Hasil dan Klasemen Grup F Euro 2020: Perancis-Jerman Lolos, Portugal?

Internasional
Jadwal Pertandingan 16 Besar Euro 2020, Bigmatch Inggris Vs Jerman

Jadwal Pertandingan 16 Besar Euro 2020, Bigmatch Inggris Vs Jerman

Internasional
Profil Emil Forsberg, Tuai Rekor Berkat Jadikan Ronaldo sebagai Guru

Profil Emil Forsberg, Tuai Rekor Berkat Jadikan Ronaldo sebagai Guru

Sports
Daftar 16 Negara yang Lolos Babak 16 Besar Euro 2020, Jerman Harus Susah Payah

Daftar 16 Negara yang Lolos Babak 16 Besar Euro 2020, Jerman Harus Susah Payah

Liga Indonesia
Hasil Portugal Vs Perancis - 3 Penalti, Rekor Ronaldo, Skor Sama Kuat

Hasil Portugal Vs Perancis - 3 Penalti, Rekor Ronaldo, Skor Sama Kuat

Internasional
Hasil Jerman Vs Hongaria, Nyaris Kalah, Der Panzer Akhirnya Lolos ke 16 Besar

Hasil Jerman Vs Hongaria, Nyaris Kalah, Der Panzer Akhirnya Lolos ke 16 Besar

Internasional
Portugal Vs Perancis - 2 Penalti Lahir, Skor Imbang 1-1 di Babak Pertama

Portugal Vs Perancis - 2 Penalti Lahir, Skor Imbang 1-1 di Babak Pertama

Internasional
Klasemen Grup E Euro 2020 - Spanyol Lolos 16 Besar, Polandia Gugur

Klasemen Grup E Euro 2020 - Spanyol Lolos 16 Besar, Polandia Gugur

Internasional
Profil Aymeric Laporte, 'Si Pembelot' yang Antar Spanyol ke 16 Besar Euro 2020

Profil Aymeric Laporte, "Si Pembelot" yang Antar Spanyol ke 16 Besar Euro 2020

Sports
Hasil Swedia Vs Polandia - Dua Gol Lewandowski Tak Cukup, Swedia Pemuncak Grup E

Hasil Swedia Vs Polandia - Dua Gol Lewandowski Tak Cukup, Swedia Pemuncak Grup E

Internasional
Hasil Slovakia Vs Spanyol - Pesta 5 Gol, Tim Matador Tembus 16 Besar Euro 2020

Hasil Slovakia Vs Spanyol - Pesta 5 Gol, Tim Matador Tembus 16 Besar Euro 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X