Bursa Transfer Liga 1, Persib Bandung Bajak Pemain PSS Sleman

Kompas.com - 17/12/2019, 21:40 WIB
Pemain PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili dan Kushedya Yudo merayakan gol ke gawang Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (18/10/2019). KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIPemain PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili dan Kushedya Yudo merayakan gol ke gawang Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (18/10/2019).
|

KOMPAS.com – Jelang berakhirnya Liga 1 2019, Persib Bandung langsung melakukan manuver dengan membajak satu pemain dari PSS Sleman.

Persib Bandung mulai gencar mencari pemain yang masuk dalam daftar belanja menjelang bursa transfer Liga 1 2020.

Statusnya sebagai tim besar di Indonesia membuat setiap pemain dengan mudah digaet oleh Persib.

Dilansri BolaSport dari TribunJogja (17/12/2019), Salah satu nama yang muncul ialah juru gedor PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Inggris, Park Ji-sung Beri Bocoran soal Man United

Meski baru pertama kali tampil di Liga Indonesia, Yevhen menjelma sebagai salah satu striker mematikan di Liga 1 2019.

Striker asal Ukraina itu mampu mencetak 16 gol sekaligus menjadi top scorer PSS di Liga 1 2019.

Kontrak penyerang berusia 185 cm itu akan habis pada Desember 2019.

Yevhen juga memberikan sinyal kepergiannya dari skuat Elang Jawa melalui media sosial Instagram pada Selasa (171/2/2019), sore WIB.

Baca juga: Daftar Susunan Pemain Persija Vs Persebaya, Bepe Cadangan

Postingan tersebut seakan menandakan bahwa Yevhen tak lagi memperkuat PSS musim depan.

Chief Executive Officer (CEO) PSS Sleman, Fatih Chabanto, tak luput dari pertanyaan media terkait rumor Yevhen yang hendak merepat ke Persib.

Halaman:


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X