Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun 2020, Lomba Lari Semarang 10K Naik Kelas Jadi Half Marathon

Kompas.com - 15/12/2019, 21:46 WIB
Riska Farasonalia,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Lomba lari tahunan Semarang 10K di Semarang, Jawa Tengah, akan ditingkatkan menjadi lomba lari half marathon.

Pasalnya, diprediksi jumlah peserta lari akan membludak pada gelaran lomba lari tahun 2020 mendatang.

Hal tersebut dikemukakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, pada saat konferensi pers usai gelaran lomba lari Semarang 10K di Balai Kota Semarang, Minggu (15/12/2019).

Baca juga: Ikut Semarang 10K, Pelari Ini Pakai Kain Batik Lengkap dengan Blangkon

"Kemugkinan itu ada kalau Semarang 10K akan ditingkatkan menjadi half marathon. Namun tentunya harus melakukan kajian, karena race-nya sepanjang 21K," ujar Wali Kota yang akrab disapa Hendi.

"Jadi perlu diskusi lebih lanjut terkait start finisnya dan rutenya akan di mana saja. Masih akan dikaji, mudah-mudahan ada peningkatan ke half marathon."

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo menyambut baik niatan untuk naik kelas ke half marathon.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo saat konferensi pers usai gelaran lomba lari Semarang 10K di Balai Kota Semarang, Minggu (15/12/2019).KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo saat konferensi pers usai gelaran lomba lari Semarang 10K di Balai Kota Semarang, Minggu (15/12/2019).

"Karena Semarang memiliki potensi wisata yang menarik. Terlebih banyak kulinernya sehingga jumlah peserta akan meningkat," ujar Budiman.

Menurut Budiman, helatan lomba lari memang sedang bergairah di Indonesia. Maka dari itu pihaknya ingin melibatkan lebih banyak pelari pelajar untuk mencetak atlet muda berprestasi dalam cabang olahraga lari.

"Terutama kami ingin melibatkan pelari pelajar supaya berprestasi seperti Agus Prayogo. Karena lari sedang bergairah. Kalau di Jakarta saja hari ini ada dua event lomba lari dan satu di Semarang," kata Budiman.

Baca juga: Semarang 10K, Lomba Lari Sambil Menikmati Wisata Sejarah Kota Lama

Selain itu, lanjut Budiman, acara juga didukung partisipasi warga Semarang yang menyambut baik kehadiran para pelari.

"Karena warga dengan rela jalannya ditutup demi memberikan kenyamanan bagi pelari. Saya terima kasih atas dukungan semua pihak yang mengatur lalu lintas sehingga steril. Karena event lari yang steril itu dambaan para pelari," ujar Budiman.

Dalam acara Semarang 10K hari ini, ada sekitar 2.000 pelari yang terbagi dalam 3 kategori, 10K Open sebanyak 25,8persen, 10K Nasional sebanyak 71,9 persen dan 10K Pelajar sebanyak 2,3 persen.

Sementara itu peserta yang berasal dari luar kota Semarang sebanyak 68 persen dengan total pelari asing sebanyak 13 peserta.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Turkiye Vs Portugal: Aroma Derbi Milan, Saat Leao Sebut Calhanoglu Ancaman...

Turkiye Vs Portugal: Aroma Derbi Milan, Saat Leao Sebut Calhanoglu Ancaman...

Internasional
AC Milan Bantu Dongkrak Popularitas Serie A di Amerika Serikat

AC Milan Bantu Dongkrak Popularitas Serie A di Amerika Serikat

Liga Italia
Turkiye Vs Portugal: Rencana Montella, Peluru Arda Gueler

Turkiye Vs Portugal: Rencana Montella, Peluru Arda Gueler

Internasional
Timnas U16 Indonesia Tampilkan Skema Andalan STY, Rencana Taktik Nova Arianto

Timnas U16 Indonesia Tampilkan Skema Andalan STY, Rencana Taktik Nova Arianto

Timnas Indonesia
Copa America 2024, Pulisic Bawa Keyakinan dari AC Milan

Copa America 2024, Pulisic Bawa Keyakinan dari AC Milan

Internasional
Inggris Hadapi Dilema di Euro 2024, seperti Kembali ke Era Beckham

Inggris Hadapi Dilema di Euro 2024, seperti Kembali ke Era Beckham

Internasional
Belanda Vs Perancis, Deschamps Ungkap Alasan Tak Mainkan Mbappe

Belanda Vs Perancis, Deschamps Ungkap Alasan Tak Mainkan Mbappe

Internasional
Sistem Teknologi Baru dari Smartscore untuk Turnamen Golf

Sistem Teknologi Baru dari Smartscore untuk Turnamen Golf

Sports
Karya Digital Designer Asal Purwokerto Menyemarakkan Piala Eropa 2024

Karya Digital Designer Asal Purwokerto Menyemarakkan Piala Eropa 2024

Internasional
Pentingnya Sertifikasi Kepelatihan untuk Mendorong Prestasi Olahraga Indonesia

Pentingnya Sertifikasi Kepelatihan untuk Mendorong Prestasi Olahraga Indonesia

Sports
Hasil Copa America 2024, Peru Vs Chile Tuntas Tanpa Gol

Hasil Copa America 2024, Peru Vs Chile Tuntas Tanpa Gol

Internasional
Ronald Koeman Nilai Gol Belanda Seharusnya Sah

Ronald Koeman Nilai Gol Belanda Seharusnya Sah

Internasional
Belanda Vs Perancis, Deschamps Tak Risau Les Bleus Tumpul Tanpa Mbappe

Belanda Vs Perancis, Deschamps Tak Risau Les Bleus Tumpul Tanpa Mbappe

Internasional
Timnas U16 Menang, Erick Thohir Kembali Tegaskan soal Pemain Titipan

Timnas U16 Menang, Erick Thohir Kembali Tegaskan soal Pemain Titipan

Timnas Indonesia
Jadwal Euro 2024: Turkiye Vs Portugal, Belgia Bidik Poin Perdana

Jadwal Euro 2024: Turkiye Vs Portugal, Belgia Bidik Poin Perdana

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com